•   Minggu, 17 November 2019
Internasional

Malaysia Tak Pedulikan Segala Fakta Kim Jong-nam

( words)
Kakak dari pemimpin Korut Kim Jong-un yakni Kim Jong-Nam


Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal menuturkan persidangan kali ini akan dilanjutkan dengan mendengar ulang kesaksian dan bukti dari dua saksi pihak Malaysia. JAKARTA, M. Burhanudin.
Sidang Siti Aisyah, tersangka pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara (Korut), terus bergulir. Persidangan dilakukan kembali hari ini, Kamis 8 Februari 2018 dan besok 9 Februari.

"Saksi pertama yang akan didengar ulang adalah Raja Subramaniam, dia diminta pengacara Siti Aisyah untuk memberikan cross examination terhadap pernyataan dia di kesaksian pada November lalu," kata Iqbal di Kemenlu, Jakarta.
Kemudian dilanjutkan dengan mendengarkan kembali kesaksian dari petugas investigasi, Wan Azirul Nizam. Kehadirannya kembali juga merupakan permintaan dari pengacara Siti Aisyah.

Iqbal menyampaikan ada beberapa fakta menarik dalam persidangan Siti Aisyah. Salah satunya tidak adanya ketertarikan dari pihak Malaysia untuk mencari tahu pria Amerika Serikat (AS) yang bertemu dengan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korut Kim Jong-un, pada 8 hingga 12 Februari 2017.

"Yang kita lihat pihak investigator tidak membangun link antara peristiwa yang terjadi pada 8 hingga 12 Februari tahun lalu, dengan pembunuhan. Terbukti pihak penyelidik tidak mencari tahu apa yang dilakukan Kim Jong-nam di sana dan tidak mencari tahu apa pembicaraan dengan warga negara AS yang ditemui," jelasnya.

Iqbal menuturkan persidangan Siti Aisyah akan berlangsung lama. Bulan depan, akan dilakukan penyampaian tuntutan jaksa. Usai hal tersebut, baru pihak kuasa hukum Siti Aisyah akan melakukan sidang pembelaan.

Siti Aisyah dituduh menjadi pembunuh Kim Jong-nam. Dia dituding, bersama dengan warga negara Vietnam Doan Thi Huong, membunuh kakak tiri Kim Jong-un tersebut dengan menggunakan racun VX. 03

Berita Populer