•   Jumat, 22 November 2019
UKM & UMKM

Manufacturing Surabaya 2019 Kenalkan Produk Lokal

( words)
Joko Mahendro General Manager CV. Anugerah Teknitama, Maysia Stephanie l, Event Director PT Pamerindo Indonesia saat diwawancarai wartawan.


SURABAYAPAGI-l.COM, Surabaya- PT.Pamerindo resmi membuka manufacturing Surabaya edisi ke 15 Pameran mesin, perlengkapan dan peralatan industri manufaktur terbesar untuk pasar Indonesia Timur ini berlangsung pada 17 hingga 20 Juli 2019 di Grand City Convention & Exhibition Center Surabaya. Diikuti oleh lebih dari 270 perusahaan terkemuka di industri manufaktur dari 15 negara.

Rabu (17/07/2019) di Grand City Surabaya, Maysia S mengatakan " pertumbuhan industri manufaktur di Indonesia Timur khususnya Jawa Timur masih terbuka lebar dan berkembang. Pameran dagang manufacturing ini bertujuan untuk mempertemukan para pemain industri manufaktur dari berbagai sektor dan membuka lebih banyak peluang untuk kolaborasi, investasi, dan bisnis secara umum".

Joko M menyampaikan " Produk kami sebagian besar digunakan di industri otomotif, namun seiring dengan trend otomotisasi dan banyaknya permintaan, produk-produk kami juga mulai digunakan di industri furnitur, industri pengemasan, dan sejumlah industri produk masal.kami berharap dengan teknologi ini, mampu membuat proses manufaktur lebih efisien yang pada akhirnya akan meningkatkan daya saing global dan dapat menjadi salah satu kontribusi penting terhadap pertumbuhan ekonomi baik di kawasan maupun negara". 

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat pertumbuhan industri manufaktur di Jawa Timur sepanjang triwulan IV 2018 mencapai 0,56 persen dibanding triwulan III pada tahun yang sama.Tahun lalu pertumbuhan industri besar dan sedang mencapai 7,19 persen. Adapun menurut catatan Kementerian Perindustrian, kinerja sektor manufaktur mampu melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. Industri mesin dan perlengkapan tumbuh sebesar 9,49 persen, industri kulit dan alas kaki sebesar 9,42 persen serta industri logam dasar mencapai 8,99 persen.

Sektor lainnya juga mengalami pertumbuhan seperti, kebutuhan furnitur di dalam negeri yang terus meningkat sejalan dengan mulai membaiknya bisnis properti. Menurut Kementerian Perindustrian, industri furnitur masih menempati urutan tertinggi dengan pertumbuhan 14,27 persen di triwulan IV 2018 dibandingkan triwulan III, diikuti industri barang galian bukan logam sebesar 9,84 persen, industri logam dasar 7,28 persen, dan industri pengolahan tembakau 6,96 persen. Sementara industri minuman tumbuh 5,98 persen, diikuti industri pakaian jadi yang tumbuh 5,18 persen. 

Beberapa pemain besar dari dalam dan luar negeri yang telah bergabung dan akan menampilkan produk-produk unggulannya di pameran Manufacturing Surabaya 2019 ini adalah; Autonics, Brother, Delta Prima Makmur, DMG Mori, ETA Indonesia, Epson Indonesia, First Machinery, Guhring, Haas Automation, Hitachi Asia, Indobuana Sarana Sukses, Jaya Metal Teknika, Kawan Lama, Kyoritsu Electric Indonesia, Metrix Inspira, Mitsubishi Electric, Nord Indonesia, Pandulima Jayateknik, Radiant Jaya Bersama, Riyadi Putra Makmur, Tata Rapika Globalindo, Takamaz Indonesia, Trakindo Utama, Trumpf Indonesia, dan mash banyak lagi. Tiket masuk pameran gratis dan terbuka baik bagi pengunjung bisnis ataupun perorangan, dengan membawa kartu nama atau undangan.

“Semoga mesin, perlengkapan serta peralatan yang dipamerkan di Manufacturing Surabaya ini dapat menjawab kebutuhan manufaktur saat ini sehingga dapat mendukung dan mengubah masa depan industri manufaktur Indonesia lebih baik lagi kedepannya,” tutup Maysia S.noe

Berita Populer