•   Rabu, 18 September 2019
Ekonomi China

Masih Baik Hati, China Bebaskan Produk AS dari Tarif Tambahan

( words)
Suasana pelabuhan peti kemas China SP/Trt


SURABAYAPAGI.com - Panasnya perang dagang telah membuat China dan AS saling balas-membalas dengan pengenaan tarif yang sangat mahal.

Meski demikian, China masih berbaik hati untuk mengecualikan produk-produk AS dari tarif tambahannya.

Langkah ini meruapakan pergerakan China yang tengah bersiap untuk bertemu akhir bulan ini denang AS. Pertemuan ini merupakan usaha keduannya untuk mencoba dan menurunkan eskalasi deretan tarif mereka yang berlarut-larut.

Namun, daftar yang dikecualikan hanya mencakup sejumlah kecil item dibandingkan dengan lebih dari 5.000 jenis produk A.S. yang sudah dikenai tarif tambahan China. Selain itu, impor utama AS, seperti kedelai dan jagung, masih dikenakan bea tambahan yang besar.

Pengecualian akan berlaku untuk barang A.S. termasuk beberapa obat anti kanker dan pelumas, serta pakan ternak seperti whey dan tepung ikan, Kementerian Keuangan mengatakan dalam sebuah pernyataan di situsnya pada hari Rabu.

“Pembebasan akan berlaku pada 17 September dan berlaku selama satu tahun hingga 16 September 2020” kata kementerian China dalam pernyataan.

Sebelumnya, China telah memberlakukan beberapa putaran tugas pada barang-barang A.S. sebagai balasan terhadap tarif Bagian 301 A.S, dimulai tahun lalu pada bulan Juli dan Agustus dengan pungutan 25% atas sekitar $ 50 miliar impor AS.

Secara keseluruhan, dua negara ekonomi terbesar di dunia itu telah mengenakan tarif tit-for-tat pada ratusan miliar dolar barang dalam perang perdagangan pahit yang telah berlarut-larut selama lebih dari setahun dan merugikan investasi bisnis, keuntungan, dan pertumbuhan global.

Berita Populer