•   Rabu, 16 Oktober 2019
Kriminal

Mayat dalam Koper, Polisi: Penyidik Konsentrasi Pada Orang Terakhir

( words)
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera.


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perkembangan penyidikan kasus mayat dalam koper yang ditemukan di bawah Jembatan Jalan Raya Blitar-Kediri di Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, memfokuskan pada pertemuan dengan orang terakhir serta melihat tempat kejadian perkara (TKP) di tempat mayat yang ditemukan.

"Kita melihat mayat banyak sayatan mulai tangan, leher dan bekas luka ditubuh korban," terang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Frans Barung Mangera kemarin (4/4/2019).

Tak hanya itu, polisi juga melakukan identifikasi bekas luka-luka menyangkut lamanya korban dan waktu sayatan terjadi.

Dan saat ini, polisi telah memeriksa 13 saksi dan difokuskan pada pertemuan terakhir serta orang terakhir yang menelpon korban. "Ada barang yang hilang seperti motor," paparnya.

Kita ketahui, Petugas kepolisian hingga kini belum berhasil menemukan kepala Budi Hartanto (28), guru honorer asal Mojoroto, Kediri yang ditemukan tewas dalam koper. Termasuk siapa pelaku dan motif pembunuhan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera enggan menyebut secara gamblang dugaan motif dibalik pembunuhan Budi. Namun, mantan Kabidhumas Polda Sulawesi Selatan ini mengaku penyidik juga akan mendalami terkait dengan dugaan adanya persoalan asmara dibalik pembunuhan Budi.

“Ada spesifikasi khusus pada korban. Korban ini satu, dia ini seorang pria namun pekerjaannya cenderung dilakukan oleh wanita yakni sebagai penari. Tentunya kita akan masuk kesitu. Mengkristalkan penyelidikan dalam rangka pengungkapannya,” pungkas Barung. nt

Berita Populer