•   Senin, 6 April 2020
Peristiwa Nasional

Mekarnya Kembali Bunga Rafflesia Jenis Tuan-Mudae, Berhasil Raih Rekor Terbaru

( words)
Bunga Rafflesia Jenis Tuan-Mudae


SURABAYAPAGI.COM,-Menjadi bunga Rafflesia jenis tuan-mudae terbesar di dunia, yang saat ini mekar dengan diameter 111 centimeter di kawasan Cagar Alam Maninjau di Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar pun memasang papan informasi untuk tidak merusak bunga itu.

"Kita telah memasang papan informasi dan larangan agar tidak merusak bunga itu karena dilindungi Undang-undang No 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya," kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, Khairi Ramadhan Rabu (1/1/2020).

Pengawasan ketat pun juga dilakukan oleh pihaknya, selain memasang papan informasi. Agar bunga langka dan dilindungi yang memiliki diameter 111 sentimeter dan merupakan rekor terbesar di dunia tersebut tak dirusak.

Rekor bunga jenis rafflesia tuan-mudae ini sebelumnya hanya berdiameter 107 sentimeter dan ditemukan di lokasi yang sama dengan inang sama. "Ini rekor bunga rafflesia tuan-mudae yang terbesar di dunia dengan diameter 111 centimeter," ujar Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, Khairi Ramadhan Rabu (1/1/2020).

Kini banyak para wisatawan yang berkunjung untuk melihat bunga Rafflesia jenis tuan-mudae mekar. Pengendali Ekosistem Hutan Balai Konservasi Sumber Daya Hutan Resor Agam, Ade Putra mengatakan, pengunjung datang ke lokasi untuk melihat secara dekat bunga Rafflesia tuan-mudae terbesar itu.

"Mereka ke lokasi membawa anak-anak mereka sambil mengabadikan menggunakan telepongenggam," katanya di Lubukbasung, Rabu.

Hampir setiap hari bunga tersebut dikunjungi oleh wisatawan, baik lokal maupun luar daerah. Ditambahkannya, bagi pengunjung yang akan datang melihat bunga secara langsung harus didampingi petugas BKSDA Resor Agam, karena lokasi berada di Hutan Cagar Alam Maninjau. Selain itu, lanjutnya, pengunjung harus melapor kepada wali jorong setempat sebelum memasuki lokasi.

Berita Populer