•   Sabtu, 14 Desember 2019
Otonomi Daerah

Menabung Selama 25 Tahun, Pemulung Asal Lamongan Ini Berangkat Haji

( words)
Nenek Salkah saat menunjukan koper dan kelengkapan haji di rumahnya. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN


SURABAYA PAGI, Lamongan - Butuh perjuangan keras bagi masyarakat yang impikan bisa ziarah di makam Rasulallah, apalagi hanya bekerja dengan pendapatan pas-pasan seperti yang dialami oleh Nenek Salkah, Pemulung Asal Desa/Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan tahun Ini bisa berangkat haji, dari tabungan yang ia kumpulkan selama 25 tahun.

Nenek Salkah ini harus berjuang keras dan tak mengenal waktu untuk bisa mewujudkan impiannya selama ini. Nenek yang setiap harinya mengais rezeki dengan cara menjadi pemulung di pasar Pucuk itu, tercatat sebagai calon jamaah haji Indonesia asal Lamongan dengan kloter penerbangan 78.

Rencananya nenek yang terdaftar sebagai calon haji 10 tahun lalu itu, akan berangkat ke Arab Saudi, pada tanggal 2 Agustus 2019 mendatang. "Sudah 25 tahun mas menanti, Alhamdulillah bisa berangkat," kata Salkah saat ditemui awak media di kediamannya.

Untuk mewujudkan impianya itu, ia mengaku setiap hari menabung 50 ribu selama 25 tahun. Selama waktu itu lah, hasil kerja dari berjualan barang bekas, seperti kardus, atom dan botol bekas yang ia kumpulkan dan di tabung setiap harinya. Penghasilan yang tidak menentu antara 25 ribu sampai 50 ribu ia kumpulkan selama 25 tahun lamanya.

"Sudah cukup lama mas, wong saya kumpulkan duit ada paling 25 tahunan, saya tlateni saja, dan Alhamdulillah Alloh kasih kemudahan dan kelancaran dalam mencari rejeki," kata nenek yang mempunyai lima orang anak itu.

Salkah tak bisa menutupi rasa kegembiraannya, setelah dirinya resmi bisa menunaikan ibadah rukun Islam yang ke lima pada tahun ini. Sebab keinginannya ingin berangkat haji ia rasakan sampai terbawa dalam mimpi. Meskipun ia mengaku berat berjuang mewujudkan impian itu.

"Aku itu sampai terbawah mimpi-mimpi mas, dulu saya pingin umroh saja, tapi sama anak saya tidak diperbolehkan, karena setiap ada orang yang mau berangkat saya nangis, saya kok belum berangkat seperti mereka," katanya.

Akhirnya doa dan kerja keras nenek Salkah dikabulkan oleh Alloh, dan nenek ini akan berusaha untuk menjalankan ibadah haji ini dengan khusuk. "Sekarang ini saya terus berdoa meminta kepada Alloh, agar dalam perjalanan hingga proses haji bisa berjalan dengan lancar dan diberikan kesehatan, keselamatan dan haji mabrur,"harapnya.jir

Berita Populer