Menganggur, Pria Paruh Baya Nekad Menjambret

Petrus Salampessy (54), tersangka penjambretan saat diamankan di Polsek Sedati.

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo – Dinginnya hotel prodeo tak membuat kapok pria paruh baya asal Perak Surabaya untuk kembali melakukan aksi kejahatan.

Tersangka yang bernama Petrus Salampessy (54), kembali beraksi menjambret perhiasan emas milik seorang warga di Sedati.

Aksi tersebut terjadi pada Selasa (26/5) pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Korban yang bernama Indrawati saat itu pulang dari berbelanja di pasar Wisata di desa Pabean. Korban saat itu mengendarai sepeda angin lantaran jarak tempat kos dan pasar cukup dekat.

Korban yang mengenakan sejumlah perhiasan menjadi sasaran empuk bagi tersangka.

Dari kejauhan, Petrus yang sudah mengincar korban mengintai gerak-gerik Indrawati. Dengan sabar, tersangka menunggu momen tepat untuk melakukan aksinya tersebut.

Tersangka sempat mendahului korban dengan motor Honda Scoopy nopol W 6502 AX agar tidak membuat korban curiga. Namun, Ketika situasi sudah kondusif, tersangka langsung berputar haluan.

Saat berpapasan dengan korban, tersangka langsung menarik perhiasan milik korban hingga korban jatuh terjerembab.

Korban kemudian berteriak maling. Teriakan korban membuat warga sekitar mengejar tersangka.

Tersangka awalnya berhasil kabur, namun sial, ia tidak menyadari di depannya ada sebatang kayu yang membuatnya jatuh tersungkur ke parit. Saat itulah, warga berhasil mengepung tersangka.

Setelah berhasil mengepung tersangka, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sedati.

Petugas yang sampai di lokasi langsung mengamankan tersangka.

Kapolsek Sedati AKP Anak Agung Gede Putra Wisnawa menuturkan, tersangka nekad melakukan aksi tersebut karena menganggur dan tidak punya pekerjaan.

“Katanya tidak punya pekerjaan. Nekat jambret,” jelasnya.

Dari data yang didapat, tersangka pernah ditahan di lapas Trenggalek karena kasus perampokan. Dan dibebaskan pada 2 April lalu karena mendapat program asimilasi.

Akibat perbuatannya tersebut, bapak tiga anak itu kini harus kembali mendekam di balik penjara.