Menteri ESDM Pastikan Mega Proyek Listrik 35 Ribu MW tetap Berlangsung

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Proyek prestisius kelistrikan dengan daya 35.000 MegaWatt dipastikan tetap berjalan. Hanya saja, dalam perjalanannya, pemerintah masih bakal mengkaji perkembangan proyek apakah masih sesuai atau tidak dengan kebutuhan energi setrum rakyat serta dunia usaha.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menegaskan, Pemerintah RI tetap berkomitmen untuk mewujudkan nega proyek setrum ini. Namun demikian, pemerintah tidak akan tergesa-gesa, tetapi tetap mempertimbangkan sejumlah hal.

"Pemerintah terus menuntut proyek listrik 35 ribu MW tetap berlangsung. Namun, kecepatan pembangunannya masih harus mempertimbangkan kebutuhan riil masyarakat serta dunia usaha," papar Menteri Jonan di Jakarta, Selasa (30/7/2019).

Menurut Menteri Jonan, motivasi digelarnya proyek listrik 35 ribu megawatt ini adalah untuk meluaskan distribusi jaringan listrik kepada masyarakat, sejak diluncurkan pada tahun 2015 silam.

"Coba dipertimbangkan, yang lebih utama pembangkitnya, apa jumlah masyarakat yang bisa menikmati listrik? Kalau masyarakat yang utama, rasio elektrifikasi sekarang ini kira-kira sudah 98 persen. Semoga sudah 99 persan hingga di penghujung tahun," urai Menteri Jonan.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PLN Djoko Abumanan menjelaskan, proyek 35 ribu megawatt itu terdiri dari 25 ribu megawatt punya Independent Power Producer (IPP) dan 10 ribu megawatt punya PLN.

Di Pulau Jawa, lanjut Djoko, pembangkit yang dipunyai PLN telah tuntas semua kontraknya. Di sisi lain, pembangkit punya IPP dengan skala yang lebih besar dijadwalkan masuk pada bulan September mendatang.