•   Jumat, 28 Februari 2020
Hobi

Merintis Karir Mulai dari Bawah

( words)
Morin Tandra


SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menggeluti dunia otomotif bagi sebagian perempuan bukanlah hal baru. Banyak diantara mereka yang sukses dibidang tersebut. Salah satu perempuan yang sukses meniti karir di bidang otomotif yakni Morin Tandra selaku Kepala Cabang Astra Isuzu Margomulyo Surabaya.

Kepada SurabayaPagi ia menuturkan bahwa sejak Agustus 1997 bergabung di Astra Isuzu mulai dari posisi Sales Counter. Melamar di Astra awalnya untuk mengisi posisi sekretaris karena latar belakang kuliahnya (Ilmu Sekretaris - Politeknik Bisnis & Industri Universitas Surabaya). Ia menjadi tertarik dunia otomotif karena sebuah proses. Di Astra Isuzu waktu itu kesempatan terbuka menjadi Sales Counter. Maka ia terus belajar dan melakukan tugas-tugasnya sehingga ia jadi terbiasa dan mencintai pekerjaan tersebut.

Setiap pekerjaan tentu ada tantangan yang harus dihadapi. Hal tersebut juga pernah dialami oleh Morin, baginya tantangan terbesar yakni saat ia harus bisa menjual kendaraan komersial. Disana ia merasa seperti ada proses untuk kembali belajar. "Belajar soal produk Isuzu dan kompetitornya, belajar soal proses bisnis customer yang beda-beda karakter orang, belajar juga soal bagaimana menghasilkan Double Sales dari Repeat Order dan Referensi," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan tantangan utamanya yaitu waktu. Dimana harus siap satiap saat jika dibutuhkan oleh customer.

Menurutnya, bekerja di Astra ada jenjang karir yang terbuka dan tidak melihat gender. "Saya berterimakasih terhadap manajemen dan leader-leader saya untuk kesempatan berkarir yang sudah diberikan. Juga terima kasih bagi yang muda-muda/milenial," ujar Morin.

Baginya didunia sales adalah pintu masuk untuk berkarir di Astra Isuzu. Begitu evaluasinya tercapai dan jelas kemudian ada kesempatan kaderisasi dan jika yang bersangkutan mampu, pasti peluang untuk ke jenjang karir lebih tinggi terbuka lebar.

Mengenai harapan kedepan, ia mengatakan perusahaan yang ia tangani saat ini bisa lebih baik lagi untuk melayani customer, penjualan tetap berjalan lancar dan menghasilkan uang serta akan selalu ada repeat order lagi.

Selain berkecimpung di perusahaan otomotif, Morin juga memiliki bisnis lain di rumah, yakni sebuah home industri produksi Abon Ikan. Ia mempercayakan pengelolaan bisnisnya ini kepada anaknya. "Jadi ada proses saling isi dan belajar antara saya dan anak saya. Saya juga harus banyak belajar dari generasi milenial sekarang ini," pungkasnya.indra

Berita Populer