•   Sabtu, 28 Maret 2020
Pilgub2018

Meski Didekati Puti, Gus Sholah tak Dukung Gus Ipul

( words)
Gus Sholah di Posko Pemenangan Khofifah-Emil Jl Gayungsari Barat. FOTO: SP/Robert


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - KH Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah angkat bicara soal kedatangan Puti Guntur Soekarno untuk silaturahmi sekaligus ziarah ke makam KH Hasyim Asy’ari di kompleks Ponpes Tebu Ireng dua hari lalu. Meski Puti juga minta restu maju pilgub berpasangan dengan Gus Ipul, namun Gus Sholah mengaku tetap mendukung Khofifah Indar Prawansa – Emil Dardak di Pilgub Jatim 2018.
Gus Sholah saat ditemui di Posko Pemenangan Khofifah-Emil Jl Gayungsari Barat I Surabaya, menceritakan bahwa ketika Puti Guntur mau ke Jombang, Ayahnya Guntur Soekarnoputra titip pesan supaya jangan lupa mampir ke Gus Sholah di Tebu Ireng. “Anaknya Puti itu kawan sekelas cucu saya. Mau silaturahmi ya saya terima. Kalau saya nolak nanti saya disebut benci, jadi tidak boleh ditolak,” kata Gus Sholah, kemarin (22/1). “Tapi saya bilang, sendirian saja ya, biar tidak membuat salah persepsi,” imbuhnya.
Ditambahkan Gus Sholah, kedatangan pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) itu murni silaturahim. Karena Gus Sholah adalah kawan satu angkatan di Institut Teknologi Bandung angkatan 1962. Sehingga, dalam pertemuan itu tidak menyinggung sama sekali soal Pilgub Jatim. “Puti orang baik tapi di sini belum dikenal, bahkan di Jatim masih jarang. Maka wajar masih perlu memperkenalkan diri sebagai sama-sama anak tokoh pendiri bangsa,” terangnya.
Gus Sholah pun meminta agar publik tidak menyamakan arti pertemuan itu berkaitan dengan dukung mendukung. Ia meminta tolong agar dipisahkan urusan pribadi dengan masalah politik. “Kunjungan (Puti) Itu kan pribadi, Kalau pilgub saya tetap mendukung Khofifah. Mendukung Khofifah tidak akan bisa berubah,” tegasnya.
Senada, KH Asep Afifudin, Juru bicara Tim 9 ulama pendukung Khofifah-Emil, sangat yakin bahwa para ulama-ulama serta ibu-ibu Nyai di Jawa Timur tidak akan berubah. “Walaupun kita dikasih gunung emas, kita tidak akan goyah. Dukungan kami tetap kepada Ibu Khofifah dan Mas Emil,” tegas Kyai Asep saat ditemui di Ponpes Amanatul Ummah, Siwalankerto Surabaya, kemarin.
Kyai Asep bahkan sedikit mengungkapkan bahwa sudah ada ulama sepuh yang dulu tidak mendukung, tapi sudah titip salam ke dirinya untuk berjuang bersama-sama memenangkan Khofifah-Emil. “Ada kyai sepuh siap bersama kita, tapi saya tidak bisa sebut namanya sekarang,” ujarnya.
Sekedar diketahui, Minggu (20/1) bacawagub Jatim Puti Guntur Soekarno menemui Gus Sholah di Ponpes Tebu Ireng Jombang. Didalam kunjungan tersebut, Puti menyempatkan diri berziarah ke makam Gus Dur dan pendiri NU
Setuju Ajakan PWNU
Sementara itu, Gus Sholah juga menanggapi rencana ikrar calon-calon Gubernur Jatim yang akan digelar PWNU Jawa Timur. Menurutnya, langkah tersebut sudah terlambat tapi cukup bagus untuk menjaga agar NU. “Tapi Apa yang mau dibicarakan, seharusnya setahun lalu itu dilakukan, sebelum calon muncul,” ujar Gus Sholah memberikan pendapatnya.
Jika setahun lalu ikrar cagub NU itu dibicarakan dengan duduk bareng maka NU bisa tetap terjaga netralitasnya. “Menurut saya PWNU agak terlambat. Tapi saya setuju ketemu, masih bagus,” terangnya. Namun terlepas dari itu semua, kata Gus Sholah, saat ini yang perlu dilakukan Warga NU adalah silakan memilih yang sesuai dengan hati nuraninya. Menurutnya, saat ini, NU sudah tidak utuh. “Ada yang mendukung Khofifah ada yang mendukung Saifullah. Tapi Muslimat utuh,” tandasnya.

Berita Populer