Meski Susah, Dibuat Enjoy Aja

Ketua Umum PGRI Jawa Timur, Teguh Sumarno

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kesejahteraan para guru baik guru tetap atau guru GTT, apalagi di tengah pandemi saat ini, menjadi tantangan setiap guru.  Sebenarnya guru tidak seperti yang diduga, contohnya teman-teman guru disini terbiasa hidup sederhana dan bersahaja. Adapun masalah ekonomi, mereka tetap melaluinya dengan enjoy.

Jadi, bagi seorang guru, tidak pernah berpikir masalah gaji dan perekonomian. Walaupun jika terjadi, mereka tidak mengeluh secara berlebihan apalagi sampai terdengar saya.

Untuk itu, saya berharap setiap guru harus meningkatkan kreatifitas dengan membuka berbagai macam usaha untuk menggerakan roda perekonomiannya ditengah waktu luangnya. Baik itu yang masih berkaitan dengan pendidikan ataupun usaha di bidang lainnya.

Ada guru yang memulai usaha di bidang jual beli, seperti kemarin ada yang berbisnis jual beli mainan. Ada juga yang jemput bola. Misalnya di Sumenep, ada beberapa guru yang berkenan untuk memberikan les privat dengan datang ke rumah-rumah. Tapi tetap mematuhi protokol kesehatan, pakai masker dan jaga kebersihan.

Bagaimana pun, guru harus mampu merubah pola pikirnya meskipun berada di daerah pelosok, mereka harus lebih kreatif dalam membawa bagaimana suasana pembelajaran bisa tetap berlangsung.

Guru banyak melakukan cara untuk menyampaikan ilmunya di daerah pelosok/pedesaan yang kondisi teknologi dan jaringannya tidak memadai. Mereka melakukannya di balai desa, masjid, dan masih banyak tempat lagi. Tentu tetap dengan menerapkan protokol kesehatan demi kesehatan para siswa.

Jadi, pandemi ini memang berdampak pada semuanya. Tetapi jangan dianggap sebagai ancaman, tetapi jadikan sebagai peningkatan mutu atau kualitas dari guru. Juga jadikan situasi seperti ini sebagai peningkatan kerjasama dan solidaritas antar guru untuk mengatasi seluruh persoalan di tengah pandemi Covid-19. byt