•   Rabu, 11 Desember 2019
Entertainment

Musik Anak harus Miliki Pesan Moral

( words)
Press Conference Konser Dongeng Musikal 2 yang dilaksanakan di hotel Ayola La Lisa Surabaya. (SP/BYOB)


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Semakin berkurangnya musik anak Indonesia, berpengaruh besar terhadap melemahnya daya konsumsi nyanyian anak Indonesia kepada anak. Lagu anak Indonesia yang tidak sesuai umur, jika diperdengarkan terus-menerus akan memberikan pengaruh negatif terhadap perkembangan psikologis anak.
Hal ini, cukup memprihatinkan karena anak-anak seharusnya mendengarkan lagu sepadan dengan usia, saat ini tidak dapat dijumpai lagi.
Untuk menumbuhkan musik anak-anak, Naura akan menggelar konser musik yang bertema Konser Dongeng Musikal 2 dengan menggelar Press Conference di hotel Ayola La Lisa Surabaya.
Weni Kristanti, General Manager Ayola La Lisa Surabaya mengatakan Naura merupakan penyanyi cilik yang berbakat, sehingga dapat memaksimalkan kepada industi kreatif melalui Konser Dongeng Musikal 2 di Surabaya.

"Kami sangat mendukung Konser Dongeng Musikal Naura. Mengingat saat ini dunia industri musik anak jarang ditemui," ungkapnya.

Baldy Mulya Putra, Ayah Naura mengatakan, pertunjukkan dongeng Naura merupakan salah satu bentuk pembangkitan kejayaan musik anak Indonesia pada 1990. Kejayaan musik anak yang semakin memudar merupakan alasan untuk tetap membangun musik anak Indonesia.

"Beberapa tahun belakangan lagu anak menghilang, seperti ditelan waktu. Namun, dengan adanya generasi anak yang bertalenta dapat mengubah menjadi hal yang positif," ungkapnya di Surabaya, Jum'at (09/03).

Menurut Baldy, musik anak harus mempunyai pesan moral bagi anak. Sehingga dari lagu yang baik, anak dapat merealisasikan ke kehidupan nyata.

"Pesan moral kepada keluarga dan memilih yang baik. Cara berinteraksi kepada keluarga dan memilih yang benar maupun salah. Karena anak, belum dapat memilih dengan baik tanpa arahan dari orang tua," pungkasnya.tus

Berita Populer