•   Senin, 18 November 2019
Peristiwa Kriminal

Ngopi di Jam Pelajaran Sekolah, Belasan Pelajar di Tuban Diamankan Satpol-PP

( words)
Para petugas saat melalukan pengamanan terhadap pelajar bolos.


SURABAYA PAGI. Tuban. Gelar operasi "sayang", petugas gabungan yang terdiri dari satuan polisi pamong praja (Satpol-PP), Polsek dan Koramil Tuban Kota, mengamankan belasan siswa yang asik nongkrong diwarung kopi. Rabu, (9/10).

Dalam operasi tersebut petugas gabungan berhasil mengamankan sebanyak 15 pelajar yang berasal dari 4 Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK) dikabupaten Tuban.

Kesemuanya, kedapatan petugas sedang asik nongkrong dibeberapa warung kopi di Tuban saat jam efektif berlangsungnya kegiatan belajar di sekolah.

" Dalam Operasi sayang ini kami bersama Satpol-PP dan Koramil Tuban Kota berhasil mengamankan 15 pelajar dari berbagai warung kopi yang berada di Tuban," jelas Wakapolsek Tuban Kota IPTU Ciput Abidin.

Ia juga mengatakan, operasi sayang ini dilakukan, menindak lanjuti kejadian yang baru-baru ini menimpa pelajar dan membuat citra buruk dunia pendidikan Tuban.

Untuk mencegah berulangnya kejadian yang sama, pihaknya kemudian berinisiatif menggelar operasi penertiban bagi siswa yang berada diluar sekolah saat jam pelajaran.

"Pasca kejadian yang menghebohkan dunia pendidikan Tuban itu, kami berinisiatif menggelar operasi sayang ini dan melakukan penertiban pelajar," ungkap Abidin di kantor Satpol-PP Tuban.

Dalam operasi yang turut mengamankan 9 motor tertinggal milik pelajar itu, sempat diwarnai aksi kejar-kejaran antara petugas dengan pelajar saat akan diamankan disebuah sebuah warung kopi yang berada di kelurahan Karang dan kelurahan Sidorejo.

Sementara itu, Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Tuban, Joko Herlambang mengatakan jika semua siswa yang telah diamankan nantinya akan diberikan pembinaan sebelum dikembalikan ke pihak sekolah.

"Semua para siswa kita bawa ke kantor untuk diberikan pembinaan, serta guru dari sekolah yang bersangkutan akan dipanggil dan akan diberi pembinaan,"jelasnya.

Lebih lanjut ia juga menghimbau bagi pihak sekolah agar lebih aktif dalam mengawasi anak-anak didiknya, terutama di jam-jam sekolah.

"Kami harap pihak sekolah berperan aktif dalam mengawasi anak didik mereka, karena di jam pelajaran, seluruh siswa-siswi yang dititipkan orang tuanya di sekolah adalah tanggung jawab penuh pihak sekolah," pungkasnya.

Berita Populer