Omzet Mulai Naik

Meski ada pembatasan pengunjung dan physical distancing. Di masa transisi menuju new normal ini, omzet Aiola Eatery justru beranjak naik bila dibandingkan masa PSBB. Foto: SP/Patrick Cahyo

Melongok Food Court Anak Muda di Masa New Normal

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Salah satu food court yang menjadi tongkrongan anak muda di Jalan Slamet, Surabaya, Aiola Eatery telah mencoba menerapkan protokol kesehatan. Dari pantauan Surabaya Pagi, sejak pengunjung datang dan penataan tempat, menerapkan protokol kesehatan seperti yang diatur dalam Perwali Surabaya Nomor 28 tahun 2020. Meskipun, ada beberapa pengunjung yang perlu ditegur oleh pihak Aiola dahulu untuk menerapkan protokol kesehatan.

 "Kami telah menerapkan protokol kesehatan sesuai rekomendasi dari Satpol PP Surabaya. Meskipun kami akui masih ada beberapa pengunjung yang entah tidak tahu atau bagaimana, kadang menempati meja yang ada tanda physical distancingnya. Tapi kami akan selalu menegur untuk pindah tempat duduk," ujar Bejo, salah satu owner Aiola Eatery yang diwawancarai Surabaya Pagi, Rabu (17/6/2020).

Bejo juga menjelaskan pihaknya telah membuka fasilitas dine-in atau makan di tempat dan menerapkan protokol kesehatan kepada pengunjung ini sejak berakhirnya masa PSBB Surabaya Raya.

Mulai dari wajib masker, pemberian tanda pada kursi dan meja, mewajibkan seluruh tenant dan karyawan untuk memakai face shield, serta menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer.  "Protokol kesehatan yang diterapkan kepada pengunjung dine-in ini kita terapkan sejak PSBB Surabaya Raya berakhir. Karena sebelumnya hanya melayani via take away dan pemesanan online saja. Seluruh karyawan dan pedagang juga telah menerapkan physical distancing untuk mengantisipasi Covid-19," jelas Bejo.

 

Omzet Mulai Meningkat

Salah satu owner Aiola Eatery ini juga mengaku jika jam operasional Aiola juga mengalami perubahan. Saat ini, Aiola hanya buka dari jam 9 pagi hingga 9 malam sesuai dengan peraturan pemerintah. Bejo juga mengaku bahwa omzet yang didapat belum pulih seperti semula.

"Waktu puasa dan PSBB jelas turun, karena kan hanya bisa via pemesanan online saja. Sekarang sudah mulai meningkat, tapi belum bisa pulih seperti sebelum adanya pandemi Covid-19," katanya.

 

Ajak Pengunjung Proaktif

Bejo juga berharap agar para pengunjung juga ikut proaktif dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal ini dikarenakan jika pihaknya saja yang menerapkan protokol kesehatan, dan para pengunjung tidak menerapkannya maka akan sama saja.

Bahkan, dari pantauan Surabaya Pagi, ada pelayan food court dengan konsep dine in park ini berani menegur pengunjung yang tidak menggunakan masker atau mencuci tangan lebih dahulu. Hal itu sempat terlihat Surabaya Pagi yang sedang berada di Aiola Eatery. “Mas, tolong menggunakan masker yah di area sini. Bila tidak, mohon mencari masker dulu saja atau bisa ditempat lain. Mohon maaf mas,” tegus salah satu karyawan kepada salah satu pengunjung yang nekat tidak menggunakan masker.

 

Langgar, Langsung Ditegur

Sementara itu, salah satu pengunjung bernama Siti Aminah yang sedang menikmati makan siang bersama rekan kerjanya, mengaku cukup nyaman dengan kondisi protokol kesehatan yang diterapkan Aiola. "Ini cukup nyaman sih, kebetulan sudah kali kedua ini saya kesini pasca PSBB dan mulai masuk kantor. Cukup ketat juga. Saya tadi lupa, duduk di meja yang tidak boleh ditempati. Lalu sama karyawannya langsung ditegur dan disuruh pindah ke meja lainnya," ujarnya

Lalu, Andri, salah satu pengemudi ojek online yang siang itu sedang mengantri untuk orderan makanan juga mengakui jika dirinya sudah beberapa kali menerima orderan di Aiola dan menggunakan hand sanitizer yang telah disediakan.

"Bagus sih, saya beberapa kali kesini order kesini selalu mencuci tangan saya jika akan melakukan order. Kalau misalnya lupa ya pasti diingatkan untuk pakai hand sanitizer yang ada di dekat kasir," ujarnya. adt