•   Selasa, 22 Oktober 2019
SGML

Pabrik Dibangun Dilahan Pertanian, Warga Jetak Paciran Wadul Dewan

( words)
Ketua DPRD Debby Kurniawan (berkopyah), Ketua Komisi D Ali Makhfudl (baju hitam) menemui perwakilan warga Dusun Jetak. FOTO: SP /IST


SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Belasan warga Dusun Jetak Desa/Kecamatan Paciran Lamongan, Kamis (25/10/2018) mendatangi gedung DPRD setempat.

Kedatangan warga yang bermukim di wilayah Pantura ini dalam rangka Wadul terkait pembangunan pabrik yang berdiri di atas lahan pertanian produktif.

Perwakilan warga ini diterima ketua DPRD di ruang kerjanya. Hadir dalam menerima warga Jetak itu, selain ketua DPRD Debby Kurniawan, ada ketua Komisi D Ali Makhfudl.

Dalam kesempatan itu, Nurul Huda salah satu warga berkeluh kesah, kalau lahan pertanian di Desanya semakin hari semakin berkurang. Saat ini tidak sedikit lahan pertanian itu sudah beralih fungsi dan berdiri beberapa pabrik.

“Lahan yang dibangun pabrik merupakan lahan produktif untuk pertanian, termasuk lahan petani Legen,"ujarnya.

Di samping itu lanjut Huda panggilan akrab Nurul Huda, dalam pembangunan pabrik di desanya masyarakat tidak dilibatkan dalam pembahasan akan dibangunnya pabrik tersebut.

“Ini kan penelikungan maka kami minta pembangunan pabrik ini untuk dihentikan, jika ini tidak digubris kami akan melakukan langkah penutupan sendiri,” pintanya.

Ali Makhfudl dalam kesempatan itu menyambut baik langkah yang ditempuh warga Paciran dengan mendatangi kantor dewan sebagai ikhtiar untuk menemukan solusi damai tanpa gaduh.

Ia meminta kepada Badan/Dinas terkait untuk mengevaluasi kembali jika ijinnya sudah terlanjur dikeluarkan atau dipending saja kalau memang belum keluar.

Karena dari laporan ini ada mekanisme yang tidak fair dalam pelibatan masyarakat secara rencana awal pendirian bahkan masyarakat cenderung ditelikung.

Ia juga menegaskan pihaknya sudah membayangkan resiko yang hadapi jika pabrik tersebut diteruskan. “Kami juga sudah membayangkan jika itu akan diteruskan masyarakat secara umum sebagai pengguna jalan di sekitar pabrik sudah dipastikan akan terganggu," terangnya.

Karena lanjutnya, selama ini saja sebelum ada pabrik saja sudah terganggu karena jalannya sempit, apalagi jika ada pabrik dengan armada pabrik yang pasti menggunakan armada besar, misalanya truck dan sejenisnya pasti akan sangat menganggu.

Sementara itu, Ketua DPRD Lamongan, Debby Kurniawan menjelaskan pihaknya segara akan melakukan kordinasi dengan Dinas-Dinas terkait atas permasalah yang dihadapi warga Dusun Jetak tersebut.

“Dalam dalam waktu dekat, kita akan mengkordinasikan dengan dinas terkait, mudah-mudahan ada solusi yang terbaik,"harapnya. jir

Berita Populer