Pagelaran dalam Pandemi: Batik Tampil di IFAWeek New York 2020

Mencanting Batik Tulis. SP/RS

SURABAYAPAGI.COM, JAKARTA – International Fashion & Arts Week (IFAWeek) yang digelar di New York, Amerika Serikat, pada Minggu (13/9/2020) lalu menampilkan sejumlah karya batik yang bertajuk “Beauty in Batik”.

"Acara ini biasanya diselenggarakan di jantung kota Manhattan, New York. Namun, kali ini acara digelar dengan pemotretan juga tetap bertujuan untuk promosi budaya di tengah pandemi," ujar Konsulat Jenderal RI di New York dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Senin (14/9/2020).

Jika biasanya dalam pagelaran IFAWeek diselenggarakan runaway, saat ini, untuk mematuhi protokol kesehatan, pagelaran dilaksanakan dengan prosesi pemotretan untuk meminimalisir kerumunan.

Sesi pemotretan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, dengan dihadiri oleh beberapa model, perancang busana, makeup artist dan fotografer.

Perancang busana yang terlibat dalam sesi pemotretan IFAWeek “Beauty in Batik” kali ini adalah Natalia Yaya Pascale, Annie Ismono Moe, dan Vanny Tousignant, yang juga merupakan penyelenggara IFAWeek 2020.

"New York adalah tempat yang paling terdampak COVID-19. Kami ingin memberikan pesan bahwa kita adalah penyintas. Kita harus tetap optimistis dan percaya penuh bahwa: bersama, kita pasti bisa," pungkas Tousignant, mengungkap alasan tetap diselenggarakannya IFAWeek di masa wabah.

Dengan tetap diselenggarakannya IFAWeek 2020 dan diusungnya tema “Beauty in Batik”, menjadi sebuah kesempatan untuk mengenalkan batik kepada global sehingga dapat mendukung berjalannya ekonomi kreatif. dkp