•   Minggu, 19 Januari 2020
Pilwali 2020

“Pak Machfud punya Modal Sosial dan Simbolik yang Kuat”

( words)
Mochtar W Oetomo, Direktur SSC


ANALISIS POLITIK

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -Machfud Arifin memiliki modal besar untuk Pilwali Surabaya, karena pernah menjadi Kapolda Jatim dan Ketua Tim Sukses Jokowi-Ma’ruf di Jatim. Jokowi-Ma’ruf berhasil menang telak di Jatim dengan angka 16.231.668 suara atau 65,79 persen

Nah, dari situ saja sudah modal kuat. Tapi Pilwali Surabaya lebih utama adalah sosok figur yang harus kuat dan memiliki narasi visi misi yang luar biasa dalam memajukan Surabaya. Ini karena untuk menjadi Wali Kota Surabaya standarnya harus tinggi. Bu Risma selama dua periode telah berhasil, walikota ke depan minimal harus selevel Bu Risma atau lebih baik. Ini tidak mudah.

Saya melihat, pak Machfud juga punya modal sosial dan simbolik yang kuat di Surabaya. Apalagi akses ke Jokowi ada, tinggal partai pengusung ini yang agak rumit. Sepanjang beliau bisa menembus DPP, beliau punya kesempatan. Melihat peta partai-partai utama, rasanya sudah sesak, jadi lebih baik gerilya politik ke partai menengah saja sebagai poros baru.

Yang masih bebas, sekarang ini, selain PDIP, adalah partai menengah dan kecil barisan pengusung Jokowi-Ma’ruf. Yakni, NasDem, PPP, PSI dan lainnya. Soalnya saat ini, PDIP rasanya masih sulit untuk melirik non kader, karena tekanan internalnya sedang tinggi untuk mengusung kader sendiri. Surabaya kan menjadi kandang PDIP. PDIP bisa memajukan calon sendiri tanpa perlu berkoalisi dengan partai lain.

Jadi, pak Machfud bisa segera berkomunikasi dengan DPP dengan memanfaatkan akses ke Jokowi. Terutama partai-partai lain.Terutama bisa untuk berkoalisi dengan partai non koalisi Jokowi. Apalagi beliau juga menjadi Ketua pemenangan pak Jokowi-Maruf Amin di Jawa Timur. Dan berhasil khan. Jadi, masih ada waktu untuk membangun komunikasi politik awal agar dapat menaikkan popularitas dan elektabilitas Pak Machfud.rag

Berita Populer