•   Senin, 6 April 2020
Surabaya

Pakde Sebut Remunerasi untuk Kesejahteraan

( words)


SURABAYAPAGI.com - Gubernur Jawa Timur, Soekarwo optimis Aparatur Sipil Negara (ASN) semakin profesional dan sejahtera. Optimisme ini karena mulai tahun 2019 ini, Pemprov Jatim telah memberlakukan sistem remunerasi yang berasaskan keadilan.

Hal itu disampaikan Pakde Karwo-sapaan akrabnya saat menghadiri Pengukuhan Dewan Pengurus (DP) KORPRI Pergantian Antar Waktu (PAW) Terpilih Prov Jatim Periode 2016-2021 di Ruang Hayam Wuruk lantai 8, Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan 110 Surabaya.

Pakde Karwo mengatakan, sistem remunerasi ini merupakan pengejawantahan atau perwujudan dari sila kelima Pancasila. “Remunerasi merupakan working ideology dari Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, sebab kesejahteraan PNS akan lebih sejahtera sesuai dengan prestasi dan profesionalisme kinerjanya” katanya.

Gubernur kelahiran Madiun ini mengingatkan, peningkatan kesejahteraan tersebut harus digunakan untuk hal yang positif, contohnya mencicil rumah. “Jika diperkotaan bisa membeli flat, jika di pedesaan bisa membeli rumah yang cukup besar. Ingat, hunian yang dibeli itu untuk keluarga, bukan orang lain” pesannya.

Kepada pengurus yang baru dilantik, orang nomor satu di Jatim ini meminta agar para pengurus segera bekerja dan berkonsolidasi. “Jika dalam politik, istilahnya ada program 100 hari. Maka DP KORPRI harus segera membuat program kerja guna meningkatkan kualitas dan kesejahteraan ASN” ujarnya.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DP KORPRI Nasional, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH., MH berharap, para pengurus yang baru dikukuhkan ini untuk segera berkoordinasi. “Kita tahu bahwa KORPRI itu bertujuan untuk menjadikan PNS lebih PNS, yakni profesional, netral, dan sejahtera” katanya.

Sebelumnya, saat membuka Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Jatim Tahun 2019, Sekdaprov Jatim, Dr. Ir. Heru Tjahjono, MM mengatakan, Musdalub ini dilakukan karena pengurus sebelumnya yakni masa bakti 2016-2021 sudah beralih tugas menjadi pejabat fungsional yakni widyaiswara.

“Untuk itu melalui Musdalub ini diharapkan dapat terpilih ketua baru yang mampu meneruskan program kerja ke depan untuk kesejahteraan anggota Korpri,” katanya.

Berita Populer