•   Minggu, 29 Maret 2020
SGML

Pasar Murah PWI - Disperindag, 2 Jam 250 Paket Sembako Ludes Terjual

( words)
Pasar murah yang digelar PWI kerja sama dengan Disperindag Lamongan ini cukup membantu masyarakat.FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN


SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Masih dalam rangakian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lamongan melanjutkan misi sosialnya dengan menggelar pasar murah, kerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan.

Pasar murah yang baru digelar oleh para jurnalis dalam memperingati HPN ini, dilaksanakan di Desa Dermolemahbang Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan, Selasa (15/1/2019), dan hanya butuh waktu dua jam paket sembako sebanyak 250 itu ludes terjual.

Pasar murah kali ini seperti disampaikan oleh Moh Zamroni Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan adalah pasar murah istimewa, selain dirinya ikut langsung membantu bersama stafnya, jurnalis yang tergabung di PWI juga ikut bersama-sama membeber dagangan, sehingga dengan waktu tidak kurang 2 jam, sebanyak 250 paket sembako.

"Alhamdulillah kerja sama pasar murah ini bisa berjalan dengan lancar, terima kasih kepada teman-teman wartawan yang tergabung di PWI Lamongan, yang ikut bersama-sama meringankan dan membantu masyarakat yang membutuhkannya," terangnya.

Disebutkan Zamroni, kebutuhan bahan pokok berupa minyak goreng, beras, gula, mie instan, bawang merah dan bawang putih tersebut, khusus disediakan untuk masyarakat. Untuk harganya, tambahnya, lebih murah dibandingkan harga yang dijual di pasaran.

"Semoga kegiatan kali ini bisa bermanfaat bagi masyarakat," harap pejabat Zamroni mantan Kabag Humas dan Protokol Kabupaten Lamongan ini.

Kebutuhan pokok yang didistribusikan dengan harga miring kepada warga seputaran Desa Dermolemahbang itu sebagai bentuk perhatian PWI Kabupaten Lamongan atas melonjaknya harga kebutuhan pokok di beberapa lokasi pasar desa di seluruh wilayah Lamongan.

Hal itu seperti diungkap Romlah warga setempat saat membeli paket kebutuhan pokok dengan harga Rp 76 ribu.

"Harga sepaket sangat murah. Isinya 5 kg beras, minyak goreng 2 liter, mie instan 4 bungkus, minyak 2 liter. Kegiatan ini sangat membantu kami karena dipasaran sangat mahal," ucap Romlah pada awak media, Selasa (15/1) sambil melihat juga harga bawang merah dan bawang putih.

Sementara itu, ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lamongan, Bachtiar Febrianto mengatakan pihaknya sangat berterima kasih kepada pemerintah desa Dermolemahbang dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang telah mendukung kegiatan pasar murah yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat lantaran harganya jauh berbeda.

"Kami berusaha membantu masyarakat, sebab saya pantau harga kebutuhan pokok di pasaran sangat meroket. Apalagi untuk saat ini dengan kondisi masyarakat masih belum musim panen"terangnya sambil menyampaikan kegiatan serupa masih ada di dua wilayah Kecamatan Kembangbahu dan Maduran pada beberapa hari mendatang. jir

Berita Populer