Pasar Tradisional Masih Dibutuhkan

SURABAYAPAGI.COM, Pakar Ekonomi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof Tjiptohadi Sawarjuwono menyebut eksistensi pasar tradisional masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Pasalnya, pasar tradisional masih memiliki peminat yang tinggi.
Hanya saja, sambung Prof Tjip, keberadaan pasar tradisional harus diakui makin tergeser oleh berdirinya toko-toko modern layaknya mal. Oleh sebab itu, diperlukan terobosan-terobosan dalam mengembangkan pasar tradisional, khususnya di perkotaan.
Caranya, menurut Prof Tjip, pasar tradisional yang dikembangkan tersebut harus punya ciri khas tertentu, semacam diferensiasi produk dari pasar-pasar modern yang sudah ada.
Meskipun pembangunan Kota Surabaya sangat masif, Prof Tjiptohadi belum melihat adanya sektor UMKM yang punya produk-produk unggulan untuk dijual. Kenjeran, misalnya. Menurut Prof Tjiptohadi, masih belum tampak sektor UMKM yang ramai dipadati pembeli. Jembatan Suroboyo pun demikian. Sasarannya adalah kaum milenial yang irit keluar uang.
Baca selengkapnya dihttp://epaper.surabayapagi.com/
Temui juga Surabaya Pagi di instagramhttps://www.instagram.com/harian.surabayapagi/?hl=id
Dan juga di facebook Surabaya Pagihttps://www.facebook.com/SurabayaPagi/