•   Kamis, 17 Oktober 2019
JawaTimur

Pasca Gempa, Siswa di Raas Belajar di Bawah Pohon

( words)
Suasana belajar siswa di bawah pohon pasca terjadi gempa bumi.


SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Gempa berkekuatan 5,0 skala richter (SR) yang mengguncang Kepulauan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Selasa (2/4/2019) kemarin, menyebabkan puluhan siswa di daerah tersebut enggan masuk ruang kelas. Akibatnya, proses belajar mengajar terpaksa dilakukan di bawah pohon yang ada dilingkungan sekolah.

“Anak-anak tidak mau belajar di dalam kelas karena trauma. Sehingga proses belajar mengajar terpaksa di lakukan di bawah-bawah pohon,” kata Kepala MI Al Islah, Imam Kafrawi, Kamis (4/4/2019).

Imam menuturkan, kondisi gedung sekolah saat ini sangat mengkhawatirkan. Sebab, gedung sekolah retak-retak dan sebagian atap ambruk. “Kondisi sekolah sangat mengkhawatirkan. Jangankan muridnya, gurunya pun juga takut,” ungkapnya.

Menurut Imam, karena belajarnya di bawah pohon, proses belajar mengajar terpaksa harus menyesuaikan dengan kondisi. “Artinya, kalau sudah jam 11.00 WIB ke atas, proses KBM harus berpindah-pindah untuk menghindari trik matahari,” ujarnya.

Sebab itu, dia berharap pemerintah daerah segera memberi bantuan kepada para korban gempa. Sebab, hingga hari ketiga pasca gempa belum ada bantuan masuk. “Minimal, pemerintah bisa membantu tenda agar KBM berjalan normal,” pungkasnya.

Untuk diketahui, gempa bumi mengguncang Kecamatan/Kepulauan Raas pada Selasa lalu. Hingga tadi malam, berdasarkan catatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menyebut gempa sudah terjadi 14 kali. Meskipun hanya sebagian yang getarannya dirasakan masyarakat. (haz)

Berita Populer