Pasca RUPS, Pertamina Gercep Kukuhkan Lima Subholding

Petugas pertamina tengah memlihara kilang. SP/PER

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Sebagai program lanjutan Bos Pertamina gercep lakukan pengukuhan subholding yang merupakan satu kesatuan dengan pembentukan Holding Migas.

Selain merupakan satu kesatuan dengan pembentukan Holding Migas pembentukan subholding ini juga merupakan penjabaran dari roadmap program kementerian BUMN yang tercantum dalam Buku Putih Pembentukan Holding Migas.

Ada 5 subholding yang telah dibentuk yakni Upstream Subholding yang operasionalnya diserahkan kepada PT Pertamina Hulu Energi, Gas Subholding (PT Perusahaan Gas Negara).

Adapun lima subholding tersebut yakni Upstream Subholding,yang operasionalnya diserahkan kepada PT Pertamina Hulu Energi, Gas Subholding (PT Perusahaan Gas Negara), Refinery & Petrochemical Subholding (PT Kilang Pertamina Internasional), Power & NRE Subholding (PT Pertamina Power Indonesia) dan Commercial & Trading Subholding (PT Patra Niaga).

Sementara shipping company, operasionalnya diserahkan kepada PT Pertamina International Shipping.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan,pembentukan lima subholding dan satu shipping company ini merupakan langkah strategis yang akan tercatat dalam sejarah Pertamina, karena merupakan inisiatif untuk beradaptasi dengan perubahan ke depan.

Dan fokus pada pengembangan bisnis yang lebih luas, di luar rantai nilai energi konvensional, seperti energi baru terbarukan, bahan bakar nabati dan teknologi digital.

"Karenanya, dengan subholding ini, setiap bisnis nantinya dapat bergerak lebih cepat dan lincah untuk pengembangan kapabilitas kelas dunia dan pertumbuhan skala bisnis yang akan menunjang Pertamina menjadi perusahan global energi terdepan dengan nilai pasar $100bn," kata Nicke dalam keterangan tertulisnya.