Paska Imlek, Okupansi Hotel Tetap Stabil

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - H+7 Hari Raya Imlek tingkat okupensi beberapa hotel di Surabaya tetap stabil dan cenderung meningkat. Walaupun momen imlek dan libur panjang telah usai, beberapa hotel di Surabaya tetap ramai akan pengunjung.
Peningkatan okupensi hotel pasca imlek diakui Setiawan Nanang, Marketing Communications Hotel POP-HARRIS Gubeng, Surabaya.
"Pasca imlek ini okupensi hotel dari beberapa hari ini kecenderungannya adalah naik, kisarannya sekitar 75% - 78%," tuturnya pada tim Surabayapagi.com, Jumat (23/02/2018) kemaren.
Kenaikan okupensi sendiri menurut Iwan dikarenakan saat memasuki bulan Februari para komporer-komporer yang memiliki acara meeting, gathering, atau seminar sudah mulai menjalankan acaranya. Selain karena hal tersebut, pihaknya juga menyiasati agar okupensi hotel tidak menurun dengan cara memberikan konsep hotel yang full colour dan santai.
"Kita mempunyai konsep yang berbeda, konsep kita non formal dari cara perpakaian, cara menyapa, dan ruang kamar yang bright bukan lagi yang remang-remang," tuturnya.
Sementara itu, berbeda dari POP-HARRIS HOTEL, Neo Hotel memiliki nilai okupensi yang tetap stabil. Jeffi Okta, Marketing Communications Neo Hotel mengaku bahwa ada sedikit penurunan okupansi pasca hari raya imlek kemarin.
"Weekdays ada sedikit penurunan sekitar 10% - 20%, kemarin long weekend okupansi kita mencapai 100%," ujarnya.
"Untuk menaikan daya tarik kita ada promo-promo pastinya, dari food and beverage juga ada promo," tambahnya.mei