•   Kamis, 2 April 2020
SGML

Paska Pemilu Caleg Gagal Berpotensi Depresi, RSUD Lamongan Siap Layani

( words)
Rumah Sakit umum Daerah (RSUD) dr Soegiri Kabupaten Lamongan.FOTO:SP/ MUHAJIRIN KASRUN


SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tinggal 2,5 bulan lagi pesta demokrasi 5 tahunan akan digelar. Calon legislatif (caleg) yang gagal melenggang ke DPRD berpotensi depresi. Karena itu, RSUD Dr Soegiri Lamongan siap melayani, karena telah memiliki poli jiwa dan selama ini sudah melayani pasien secara maksimal.

Rumah sakit plat merah ini seperti disampaikan oleh Direktur dr Anas melalui Budi Wignyo Siswoyo S, Humas RSUD Dr Soegiri, Rabu (30/1/2019) menyebutkan, kalau rumah sakitnya selama ini sudah melayani pasien dengan gangguan jiwa, dan pelayanaanya juga sudah maksimal.

Artinya poli jiwa ini sudah ada sejak dulu, bukan disediakan khusus untuk caleg yang gagal paska pemilu mendatang. Hanya saja, kalau ada caleg seperti itu sakit ini siap melayaninya.

“Poli jiwa selama ini sudah melayani pasien dengan maksimal. Memang tidak ada hal-hal yang khusus menjelang pelaksanaan pemilu. Tapi jika ada pasien, termasuk pasien caleg, maka petugas akan melakukan yang terbaik dalam menjalankan tugasnya,” terangnya.

Menurutnya, jika ada pasien gangguan jiwa yang harus menjalani rawat inap untuk proses pengobatanya, maka akan di rujuk ke RSJ Surabaya atau Lawang Malang. “Di sini hanya melayani obat jalan atau kontrol saja,” ungkapnya.

Sementara itu, Ponpes Rehabilitasi Sakit Jiwa dan Narkoba Dzikrussifa’ Asma’ Berojomuti di Jalan Raya Sekanor, Sendang Agung Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan juga siap menanggani caleg-caleg yang depresi atau gangguan jiwa yang gagal menjadi anggota dewan.

“Di sini beberapa tahun saat pileg, kita juga menerima pasien caleg yang depresi dari luar kota Lamongan yang gagal menjadi anggota perwakilan rakyat. Dan paska pileg yang bareng dengan pemilihan presiden mendatang kita juga siap untuk melayani caleg yang depresi atau setres” tegas Ponpes Rehabilitasi Sakit Jiwa dan Narkoba Dzikrussifa’ Asma’ Berojomuti, Kyai M Muzakkin.

Dan untuk kenyaman pasien, Ponpes Rehabilitasi Sakit Jiwa dan Narkoba Dzikrussifa’ Asma’ Berojomuti menyediakan beberapa kamar agar pengobatan dapat berlangsung maksimal.

Pada Pemilu 2019 mendatang, calon legislative (caleg) untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamongan sebanyak 547 caleg, sedangkan kursi yang direbutkan hanya 50 kursi. Maka jumlah caleg gagal menjadi dewan mencapai 497 orang.

“Sebenarnya caleg untuk DPRD Lamongan seluruhnya 550 orang dan meninggal 3 orang. Jadi caleg yang berkompetisi di Pemilu mendatang sebanyak 547 caleg,” pungkas, salah seorang Komisioner KPU Lamongan Nursalam. jir

Berita Populer