Pastikan Kondisi Dua Pasien Corona Baik, Walikota Probolinggo Video Call

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo- Beberapa hari lalu, pemerintah kota Probolinggo rilis dua warganya positif corona virus disease (Covid-19 ).

Status pasien ditetapkan usai menjalani swap tes di surabaya, hasil laboratorium menetapkan bahwa dua warga kademangan yang merupakan ayah dan anak tersebut memang positif terjangkit covid 19.

Guna mengikuti perkembangan pasien, walikota Probolinggo Hadi Zainal Abidin gelar video call (VC) lewat aplikasi whats app (WA) dengan pasien, Kamis (8/4).

Tampak dari tampilan layar, kondisi pasien sangat baik, bahkan sejumlah pertanyan yang dilontarkan walikota kepada pasien mendapat jawaban yang memunculkan gelak tawa.

" Bagaimana kondisi bapak sekarang?," Tanya walikota saat VC.

"Sangat baik pak, mala anak saya sepertinya senang, makanannya enak-enak," jawab pasien yang sontak membuat teman media yang meliput tertawa.

Berlangsung kurang lebih 15 menit, selain pertanyaan walikota juga memberikan sejumlah motivasi.

"Bapak harus tetap semangat, pikiran harus tenang, karena pikiran sangat menentukan imunitas ya pak," himbau walikota menutup obrolan dengan pasien.

Habib (sapaan walikota) menyampaikan, kondisi pasien yang sangat baik perlu dia ketahui langsung, karena sejauh ini dia dapat dari laporan.

"Kondisi pasien sangat baik, bahkan tadi saya langsung video call dengan dia, selama ini saya kan hanya mendapat laporan kalau kondisinya baik-baik saja, sekarang sudah cek sendiri," kata walikota usai gelar VC.

Habib juga menyampaikan, kondisi pasien saat ini sebagai kabar gembira juga sebagai sinyal bahwa pemerintah mampu mengatasi keadaan saat ini.

"Ini kabar gembira artinya kita bisa mengatasi masalah ini, hal ini juga sebagai pesan kepada seluruh warga kota Probolinggo agar tidak panik dan tetap mengikuti apa yang telah di himbaukan oleh pemerintah" himbaunya.

Di singgung terkait rencana pemulangan pasien yang positif, habib belum bisa memutuskan, menurutnya ada beberapa proses yang harus dijalani lebih dulu untuk hal itu.

"Setelah kita melihat kondisi pasien sudah sehat, stabil, kita akan lakukan swap lagi untuk memastikan, sehingga kita berani untuk mengembalikan kepada keluarganya.Sebelum dilakukan itu, atau belum ada hasil dari swap bahwa pasien telah bebas dari covid19, kita belum berani memulangkan," Pungkasnya.

Dua warga positif corona yang diduga karena usai mengikuti pelatihan panitia penyelenggara ibadah haji di Sukolilo Surabaya tersebut kondisinya semakin membaik.

Kini keduanya mendapat perawatan secara intensif di ruang isolasi Rumah Sakit Daerah (RSUD) Dr. Moh. Saleh Probolinggo.(mj/wan)