•   Sabtu, 11 April 2020
Bisnis Makro

Pemerintah Antisipasi Perang Dagang AS-Tiongkok

( words)
Perang dagang yang melibatkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping.


SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Masalah perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok sudah sampai ke meja Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyiapkan langkah antisipasi setiap dampak yang dirasakan bangsa Indonesia. Saat ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) sedang bersiap membahas antisipasi perang dagang antara AS dengan Tiongkok.
"Sekarang, hari ini, lagi dibahas di Istana Bogor (Presiden bersama jajarannya).‎ Kalau kita telah dibahas dari lama," ungkap Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Oke Nurwan, Senin, (9/7/2018).
Oke menyatakan, perang dagang antara AS dan Tiongkok‎ bisa memberikan dampak ke Indonesia. Namun demikian, pemerintah pastinya mempunyai langkah khusus untuk mengantisipasinya. Selain itu, dia menyebutkan, pemerintah juga sudah memiliki hitung-hitungan khusus akibat adanya perang dagang AS dan Tiongkok.
"Pemerintah yang pasti punya pemikiran untuk jangka pendek dan jangka panjang. Apa langkah yang akan kita lakukan, apa yang akan terjadi bila hal itu benar terjadi. Pokoknya semuanya telah diperhitungkan dengan matang-matang," tutur Oke.
Komoditas ekspor Indonesia, Oke melanjutkan, pastinya juga akan terkena dampak perang dagang tersebut. Tapi, Oke belum bisa menyebutkan secara detil komoditas apa saja yang akan terkena dampak.
"Pastinya aluminium sudah kena 10 persen (ekspor ke AS), ekspor kita ‎ke sana berarti akan terhambat," jelas Oke. jk

Berita Populer