•   Jumat, 21 Februari 2020
SGML

Pemkab Gresik Kekurangan Ribuan Pegawai

( words)
ASN Pemkab Gresik saat mengikuti upacara di halaman kantor Bupati Gresik. (Ft. MIS/SP).


SURABAYAPAGI.com, Gresik - Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur mulai kekurangan pegawai. Hal ini disebabkan jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki purna tugas mencapai 250 hingga 450 orang setiap tahunnya. Jumlah fantastik, mencapai ribuan orang.

Bayangkan, Gresik kini kekurangan ASN sebanyak 5.000 orang. Terutama dari tenaga guru. Bahkan setiap sekolah yang, mengajukan penambahan formasi terutama dari tenaga ahli bidang tertentu. Kekurangan tenaga guru juga dipicu terjadinya peralihan SMA/SMK dari kabupaten ke provinsi.

Untuk memenuhi kuota kekurangan ini, pihak Pemkab melalui Badan Kepegawaian Daerah-nya pun mengajukan penambahan formasi ASN ke pemerintah pusat.

Kepala BKD Gresik M.Nadlif mengatakan saat ini jumlah ASN yang ada 8.950 orang meliputi pegawai struktural maupun fungsional. Dari jumlah yang ada, Pemkab masih kekurangan sekitar 5.000 orang. Diakui Nadlif, seluruh kebutuhan tersebut yang dibutuhkan adalah tenaga fungsional diantaranya guru.

"Selain itu, kita juga butuh tenaga fungsional di bidang kesehatan. Terutama di instansi layanan di tingkat kecamatan," tambahnya.

BKD Gresik, sudah mengajukan usulan penambahan formasi CPNS ke pemerintah pusat. Namun, apakah usulan ini disetujui atau bagaimana masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. Artinya, BKD setempat belum bisa memastikan apakah ada rekrutmen CPNS atau tidak.

Diterangkan Nadlif, pihaknya sebenarnya selalu mengajukan formasi penambahan CPNS ini. Namun selalu kandas. Pasalnya, kewenangan menentukan kuotanya ada di tangan pemerintah pusat. Meski begitu, usulan ini akan terus dilakukan untuk memenuhi kekurangan tersebut.

"Kita di daerah hanya bisa mengusulkan ke pemerintah pusat. Yang mengatur kuota kan di pusat. Makanya kita ajukan terus sampai ada jawaban," tandas Nadlif. mis

Berita Populer