•   Senin, 17 Februari 2020
Surabaya

Pemkot Kembangkan Wisata Pesisir Kenjeran

( words)
Bappeko Surabaya saat berada di Kenjeran Surabaya, Sabtu (23/2).


SURABAYAPAGI.com - Pengembangan wisata pesisir pantai Kenjeran, sedang berlangsung. Beberapa wisata seperti pesisir pantai, Sentra Ikan Bulak (SIB), Jembatan Suroboyo, Taman Suroboyo dan Kampung Nelayan.
Rencananya Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bapekko) Surabaya bekerja sama dengan Dinas Pariwisata sedang mencoba membangun sinergi antar wisata. "Ini sedang kita atur dan koordinasikan, mulai perbaikan Ipal, kamar mandi, dan melatih makannya untuk SIB," jelas Eri Cahyadi, Kepala Bapekko Surabaya, Sabtu (23/2).
Sementara di pesisir Pantai Kenjeran, Pemkot Surabaya akan ada penataan penjual. "Penjualnya nanti kita pepetkan ke dinding, jadi pengunjung yang makan bisa dapat view (pemandangan) langsung ke Pantai Kenjeran," sergahnya.
Selain wisata yang sudah ada tersebut, kini Pemkot Surabaya sedang membangun kereta gantung kerja sama CSR. Rencananya akan ada paket wisata, khusus penumpang kereta gantung.
Eri menjelaskan kereta gantung akan turun di SIB, sehingga para penumpang bisa ke Taman Suroboyo, Jembatan Suroboyo dan pesisir pantai menyaksikan air mancur menari. "Kereta gantung yang dikerjakan sama CSR itu connect dengan kawasan wisata lainnya, bisa menggunakan suttle bus. Ini sedang kita koordinasikan dengan Dinas Pariwisata," ujar Eri.
Ia juga mengatakan sedang menata lantai dua SIB, sehingga para pengunjung bisa berdiri di sana dan foto selfie dengan latar belakang patung di Taman Suroboyo. "Saya sudah cek ke sana. Nanti bisa ada view bagus yaitu patung Suroboyo," imbuhnya.
Eri Cahyadi mengatakan, saat ini hampir tidak ada PKL lagi yang berjualan di kawasan pesisir Pantai Kenjeran, utamanya di Jembatan Suroboyo. "Mereka boleh berjualan, asal di persilnya sendiri, kalau berjualan di atas saluran air pasti kita tertibkan. Selebihnya pedagang boleh berjualan di Sentra Ikan Bulak (SIB) atau di Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran. Saya dan RW sudah cek, sudah tidak ada yang dagang di pinggir jalan," tandasnya.

Berita Populer