•   Senin, 17 Februari 2020
Ekonomi China

Pengemis Digital marak di China

( words)
Salah satu pengemis yang menunjukkan QR code. SP/boom


SURABAYAPAGI.COM, Beijing – Fenomena ramainnya penggunaan dompet digital di seluruh dunia memberikan tren baru bagi pemberi sedekah. Pasalnya, di China saat ini pengemis bisa mendapatkan sedekah secara online atau digital.

Berbekal kartu dengan gambar kode QR yang digunakan pada label yang dikalungkan maupun ditempelkan pada kaleng besi, mereka mulai menghidupkan budaya non-tunai dengan menerima donasi dengan pembayaran dari ponsel.

Hal itu diceritakan seorang pengguna Facebook saat berkunjung ke Beijing. Pengguna Facebook bernama Fazil Irwan menulis saat itu ia dan teman-temannya didatangi seorang nenek yang meminta uang.

Awalnya salah satu teman Irwan mencoba mengusir dengan mengatakan tidak membawa uang tunai. Namun ternyata sang nenek malah menawarkan metode sumbangan lewat cara digital.

"Tidak apa-apa, Anda bisa bayar melalui WeChat," kata nenek itu.

Nenek tersebut kemudian mengeluarkan kartu dengan sebuah kode QR dan menuturkan ia menerima donasi melalui aplikasi media sosial tersebut. Akhirnya sumbangan pun diberikan.

Transaksi non-tunai di China pada umumnya menggunakan aplikasi media sosial WeChat dengan pembayaran melalui ponsel.

"Saya berbicara mengenai hampir semua transaksi di China dilakukan melalui WeChat," ujarnya.

Media China Daily mengatakan fenomena ini telah berlangsung sejak 2017 silam. Sejumlah pengemis memang mulai meninggalkan metode tradisional dalam mendapatkan uang.

Berita Populer