Penutupan Jalan Darmo Dan Tunjungan Diperpanjang Dua Pekan

Surabaya Pagi, Surabaya Surabaya termasuk kota di Jawa Timur dengan jumlah pasien yang positif corona cukup tinggi 41 orang, PDP ( Pasien Dalam Pengawasan,red) untuk menekan penyebaran Covid 19, Polda Jatim bersama Forkompinda lewat rapat, untuk jalan Raya Tunjungan dan Darmo, Kota Surabaya diterapkan skema penutupan di jam-jam tertentu selama tiga hari, sejak Jumat (27/3/2020) hingga Minggu (30/3/2020), kemarin.
Hal ini, diterangkan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudho Wisnu Andhiko kebijakan penutupan kedua jalan tersebut pun diperpanjang hingga dua pekan kedepan, sejak hari Rabu (1/4/2020), besok.
"Jalan Darmo dan Jalan Tunjungan (Surabaya) diberlakukan sebelumnya pada Jumat, Sabtu dan Minggu lalu. Untuk Senin, Selasa ini tidak, maka untuk besok berdasarkan hasil evaluasi ini sangat efektif beserta dukungan dari masyarakat. Artinya, mulai besok akan dilakukan penutupan,"ujar Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Selasa (31/3/2020).
Masih kata Kabid Humas Polda Jatim, penutupan jalan dari berbagai kendaraan dan aktivitas masyarakat tersebut akan diterapkan dua kali di setiap hari kerja. Yakni, pada pukul 10.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB. Kemudian pada malam harinya kembali ditutup pada pukul 18.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB.
"Sedangkan hari libur, Sabtu dan Minggu serta tanggal merah. Pemberlakuan itu akan dilakukan pada malam harinya, pukul 18.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB pagi, keesokan harinya," lanjut Truno.
Bukan hanya Kota Surabaya, kebijakan penutupan jalan sebagai langkah physical distancing untuk mencegah merebaknya wabah Covid-19 ini juga diterapkan di beberapa daerah seluruh Jawa Timur.
"Penutupan berdasarkan hasil evaluasi dan koordinasi pemerintah daerah termasuk dengan TNI. Dan tentunya Polri akan bersinergi dan bagaimana pula cara meningkatkan kesadaran masyarakat," katanya.
Ditambahkan oleh Dirlantas Polda Jatim, Kombes Budi Indra Dermawan, bahwa pola penutupan jalan pada gelombang kedua ini masih sama persis dengan kebijakan sebelumnya. Hanya saja pelaksanaannya diperpanjang selama dua pekan.
Begitu juga soal pengalihan arus lalu lintas juga seperti pada saat penutupan jalan selam uji coba kemarin, "Iya semuanya masih sama (saat ujicoba), hanya waktunya saja sekarang dua minggu," ucap Budi.
Pihaknya juga tetap menempatkan petugas lalu lintas di kedua jalan yang ditutup, supaya pengguna jalan tidak merasa kebingungan walaupun telah dilakukan sosialisasi serta ujicoba sebelumnya. "Kita tetap menempatkan petugas (lalu lintas), seperti kemarin, sama,"pungkasnya.nt