•   Minggu, 8 Desember 2019
Internasional

Peraih "Fake News Awards" Versi Trump Jatuh kepada...

( words)


SURABAYAPAGI.com, Washington — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkap peraih "Fake News Award" atau penghargaan berita palsu pada Rabu (17/1/2018) malam melalui akun Twitter-nya.
Penghargaan tersebut dia berikan menyusul banyaknya serangan dari sejumlah media besar AS terhadap dirinya.
Trump menyematkan tautan di kicauannya yang mengarahkan ke sebuah situs.
Di halaman situs tersebut terdapat 10 pemenang Fake News Awards berserta dengan tulisan dan medianya.
Sebelum mengawali daftar pemenang, situs tersebut melaporkan 2017 merupakan tahun di mana tak henti-hentinya bias, liputan berita tidak seimbang, dan berita palsu tersebar.
Dalam sebuah studi mengklaim lebih dari 90 persen peliputan media memberitakan Trump secara negatif.
AFP melaporkan penghargaan tersebut mencakup jaringan berita dan surat kabar terkemuka di AS, seperti CNN, The New York Times, dan The Washington Post.
Ketiga media tersebut telah menjadi target reguler kemarahan Trump.
Tulisan dari ekonom pemenang hadiah Nobel, Paul Krugman, yang menulis kolom opini secara teratur di The New York Times menduduki posisi pertama dalam Fake News Awards versi Trump.
Krugman menulis tentang hari bersejarah Presiden Trump, kemenangan pemilihan di mana ekonomi tidak akan pulih.
Dia juga menulis pengalaman Trump tentang kebijakan ekonomi dan ketidakpastian yang berisiko untuk merusak ekonomi global yang sudah melemah.
Daftar pemenang juga mencantumkan kesalahan pelaporan dari reporter veteran ABC, Brian Bross. Dia diskors empat pekan bekerja tanpa bayaran setelah dipaksa memperbaiki laporan tentang mantan asisten Trump, Michael Flynn.
Trump juga memberikan apresiasi terhadap jurnalis yang mewartakan berita baik bagi rakyat Amerika.
"Bersama-sama tidak ada lagi yang tidak bisa kita atasi, bahkan media yang sangat bias. Kita menjadikan Amerika hebat lagi," tulisnya di Twitter.
Di akhir halaman situs yang menampilkan pemenang penghargaan berita palsu, beberapa prestasi Trump selama menjadi presiden juga dicantumkan.
Beberapa di antaranya seperti kondisi perekonomian di AS telah menciptakan hampir 2 juta lapangan pekerjaan, mundurnya ISIS, dan pemangkasan pajak.
CR/beb (kmps)

Berita Populer