•   Selasa, 15 Oktober 2019
Otonomi Daerah

Perguruan Pencak Silat di Lamongan Kompak Pamerkan Atraksi dalam Puncak HUT Bhayangkara

( words)
Ratusan pendekar dari 10 perguruan pencak silat di Lamongan melakukan atraksi dengan gerakan sama dalam puncak HUT Bhayangkara di Alun-alun setempat. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN


SURABAYA PAGI, Lamongan – Rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke 73 tahun 2019 yang dilakukan Polres Lamongan diakhiri atraksi oleh 10 perguruan pencak silat, dan makan gratis di Alun-alun pada Jum’at (12/7/2019) yang dikemas dalam apel bersama dan pesta rakyat.

Ratusan para pendekar dari berbagai perguruan pencak silat yang berkumpul dan memperagakan atraksi pencaknya tersebut, disampaikan oleh Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung, membuat dirinya cukup bangga karena mereka bisa bersatu, serta turut menjaga kondusifitas daerah.

Menariknya, lanjut Feby, panggilan AKBP Feby DP Hutagalung para pendekar dari berbagai perguruan pencak silat tersebut, berharap agar acara serupa hingga menjadi kekuatan menjaga kebersamaan.

“Mereka meminta acara seperti ini harus terus dibudayakan, agar jika ada perbedaan tidak menimbulkan konflik namun bisa menjadi power untuk merajut kebersamaan," paparnya.

Menurut Feby, kebersamaan para pendekar tersebut juga harus didukung oleh semua masyarakat, agar kondisi masyarakat Lamongan tetap merasa aman dan nyaman dalam menjalani hidup sehari-hari.

Dalam puncak HUT Bhayangkara ke 73 yang digelar di Alun-alun Lamongan tersebut juga diwarnai berbagai macam drama kolosal. Selain anggota kepolisian, seluruh perguruan pencak silat juga turut memberikan sumbangsih, dengan menyuguhkan atraksi kehaliannya.

Diantaranya drama kolosal yang disuguhkan anggota Polres dan gabungan pendekar menjadi perhatian tersendiri bagi perserta upacara dan masyarakat. Begitu melihat secara langsung drama pertarungan beberapa pesilat, sambutan tepuk tangan muncul dari semua elemen yang hadir.

Tepuk tangan dan sorak semakin bergemuruh ketika anggota Polri memperagakan keahliannya dengan memecahkan batu bata putih berukuran besar, tumpukan es batu maupun besi. Ditambah pula adegan yang terakhir dilakukan anggota Polri berhasil memecahkan 50 tumpukan bata putih berukuran besar.

Dalam acara apel bersama itu, Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung, S.I.K.,S.H bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) juga menyerahkan berbagai macam trophy maupun hadiah uang tunai bagi pemenang lomba yang dihelat panitia HUT Bhayangkara selama beberapa pekan lalu.

“Kami juga menggelar pesta rakyat dengan menyediakan puluhan stand yang di dalamnya ada berbagai masakan khusus untuk mengajak masyarakat makan bersama secara gratis di sekitar alun-alun Lamongan. Semua petugas penyajinya adalah polisi,” pungkas Kapolres AKBP Feby DP Hutagalung.jir

Berita Populer