•   Sabtu, 16 November 2019
Otonomi Daerah

Perguruan Pencak Silat di Parengan Gelar Ikrar Damai

( words)
Perwakilan perguran pencak silati di kecamatan parengan, Gelar Ikrar Damai Bersama.


SURABAYAPAGI.COM, Tuban- Demi menjaga kondusifitas dan rasa aman, perguruan Pencak silat dan Ormas bersama Forkopimka Kecamatan Parengan Kabupaten menggelar deklarasi serta ikrar damai.

Deklarasi yang di langsungkan di pendopo Kecamatan Parengan tersebut turut dihadiri antara lain perwakilan dari PSHT, PN, PSHW, Laduni, Margoluyu, PSH, IKSPI, Pencak Dor, Puspa Nurani, Banser dan Forkopimka Parengan.

Sebelumnya, (Minggu, 25/08) sempat terjadi ketegangan didepan balaidesa Parangbatu, Kecamatan Parengan yang dipicu adanya penyerangan oleh kelompok Rembol (Kere Gerombolan) yang berasal dari Kabupaten Bojonegoro di lokasi acara perguruan PSHT Ranting Parengan.

Dalam insiden tersbut, salah satu anggota PSHT Parengan diketahui menjadi Korban sehingga mengalami luka- luka dan dilarikan ke salah satu Rumah Sakit di Bojonegoro untuk dilakukan perawatan.

Sehingga, Ikrar dan Deklarasi Damai itu dilakukan sebagai simbol kerukunan dan kesepakatan antar perguruan pencak silat dan ormas yang ada di Kecamatan Parengan untuk bersama- sama mewujudkan ketentraman serta kondusifitas kawasan.

Plt Camat Parengan, Joko Suprianto mengatakan jika pihaknya akan selalu mengajak semua perguruan pencak silat untuk terus menjaga kedamajan dan kesejukan, sehingga ada lagi konflik yang muncul.

"Mari kita jadikan Parengan damai lagi, karena dari dulu Parengan memang sudah aman dan sejuk" tuturnya.

Sementara itu, Imam Setiono selaku ketua Ranting PSHT Parengan yang sekaligus Anggota DPRD Tuban terlantik, disamping menyerahkan penanganan tersebut ke pihak keamanan agar para pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku, ia juga mengungkapkan jika pihaknya akan terus mengawal kasus penyerangan terhadap anggotanya tersebut sampai tuntas.

"Kami menyayangkan adanya insiden tersebut. Apalagi yang menjadi korban adalah anggota kami. Sehingga kami disamping menyerahkan kasus itu ke pihak keamanan, kami juga akan melakukan pengawalan hingga tuntas" pungkasnya.

Berita Populer