•   Senin, 20 Januari 2020
Surabaya

Perkuat Bakorwil, Tingkatkan Pelayanan Publik

( words)
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ingin memperkuat peran Bakorwil. Foto: SP/IST


Dalam rangka meningkatkan pelayanan publik dan menginventarisir kebutuhan kementerian/ lembaga, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur akan memperkuat peran Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil). Hal ini diungkapkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menerima Perwakilan Ombudsman RI Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, kemarin.
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur berniat untuk memperkuat peran Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) di daerah. Kebijakan ini seiring dengan meningkatnya layanan publik yang diinginkan oleh masyarakat.
"Dalam waktu dekat, kita akan menginventarisir kebutuhan yang diinginkan oleh kementerian/lembaga yang ingin memanfaatkan peran Bakorwil yang ada di Jatim." ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menerima Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (04/04).
Khofifah yakin, bahwa Bakorwil dapat mengoptimalkan perannya untuk membantu kementerian/lembaga dalam memberikan pelayanan publik. “Ini akan semakin menguatkan peran Bakorwil sebagai koordinator untuk mensinergikan program Pemprov Jatim bersama bupati/walikota di 38 kabupaten/kota yang ada di Jatim,” sambungnya.
Pihaknya menjelaskan, bahwa saat ini tugas dan peran Bakorwil telah ditambah dengan hadirnya pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) dalam mempercepat program investasi dan pelayanan terpadu yang sifatnya segera. “Tidak mungkin untuk mengurus perpanjangan sekolah atau ijin investasi yang ada di daerah harus pergi ke Surabaya. Cukup bisa di selesaikan di masing masing Bakorwil,” ujarnya.
Tak hanya itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga akan mengoptimalkan diri membantu Pemprov Jatim dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang akan tersebar di masing masing Bakorwil. Pihaknya juga menyatakan, bahwa program Milenial Job Center (MJC) juga akan ditempatkan di masing masing Bakorwil untuk mempercepat pemberian akses kepada kaum milenial yang ada di Jatim.
Kedepan, Pemprov Jatim akan melakukan inventaris ruangan yang ada di Kantor Bakorwil guna mengoptimalkan tugas dan fungsi Ombudsman dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami akan inventaris apakah masih terdapat ruangan yang bisa dimanfaatkan oleh Ombudsman di Bakorwil. Karena Bakorwil memiliki tugas yang besar seiring percepatan pelayanan publik kepada masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman Jawa Timur Dr. Agus Widiarta S.Sos M.Si mengatakan, bahwa maksud dari pertemuannya dengan Gubernur Jatim tersebut yakni bertujuan untuk melaporkan kinerja dari 38 kabupaten/kota di Jatim terkait pemberian pelayanan publik di masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga berharap agar Ombudsman Perwakilan Jatim bisa meningkatkan pelayanannya dengan memanfaatkan kantor atau ruangan yang ada di Bakorwil.
“Kami berharap, dengan keterbatasan personil dan kantor kami bisa mengoptimalkan Bakorwil dalam melakukan pencegahan sebagai perwakilan kami di kabupaten/kota,” tutupnya.


Solechan Arif

Wartawan Surabaya Pagi

Berita Populer