Persiapan New Normal, Disdik Wacanakan Sekolah Sebulan Sekali

Sujud Winarko, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Untuk mempersiapkan new normal, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, mencanangkan agar para siswa SMP dapat bersekolah setiap satu bulan sekali. Selain menerapkan protokol kesehatan, nantinya setiap kelas hanya akan diisi sebanyak 10 siswa secara bergantian setiap harinya.

Seluruh SMP di Kabupaten Kediri kini tengah mempersiapkan sejumlah program pembelajaran selama penerapan new normal. SMP Negeri 1 Ngasem Kediri yang sudah mulai membuat penjadwalan guru pengajar.

Semua perencanaan tersebut, merupakan program yang dipersiapkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri bagi seluruh SMP. Jika nantinya tatanan normal baru mulai diberlakukan oleh pemerintah pusat.

Sujud Winarko, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri mengatakan, pembatasan jumlah siswa sebanyak 10 orang setiap satu tingkat kelas selama 1 hari, juga akan diberlakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Nantinya, di bulan pertama para siswa akan mendapatkan pembelajaran dan tugas yang harus dikerjakan di rumah. Barulah pada bulan kedua para siswa hanya mengumpulkan tugas yang telah diberikan,” kata Sujud Winarko, Minggu (31/5/2020).

Program sekolah 1 bulan sekali ini, dinilai dapat mengobati rasa rindu para siswa yang telah libur sejak pendemi Covid-19. Selain itu, dengan program tersebut, diharapkan mampu mengembalikan rasa kepedulian siswa kepada sesama serta terhadap para guru.

Selain program pembelajaran, masa pengenalan siswa juga hanya akan dilakukan secara daring untuk menghindari kerumunan. Meski telah mempersiapkan berbagai program pembelajaran, namun Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri masih menunggu keputusan pemerintah pusat mengenai jadi atau tidaknya pemberlakuan new normal. Adv/kominfo