•   Sabtu, 7 Desember 2019
Properti

Pertanyakan Penyelesaian Pembuatan Sertifikat Tanah

( words)
Warga mendaftar program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).


SURABAYAPAGI.COM, Bandung - Warga Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat mempertanyakan penyelesaian pembuatan sertifikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Karena, lebih dari lima bulan tidak ada kabar kelanjutan dari program sertifikat gratis tersebut.

"Pengukuran tanah pemilik sudah beres. Waktu itu, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bandung Barat menyebutkan sertifikat tanah PTSL beres setelah pemilihan presiden (Pilpres) 17 April 2019, tapi sekarang sudah memasuki Agustus belum ada kejelasan," kata Asep Dedi Setiawan warga Desa Cangkorah RT 01/ RW 06, Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Rabu (7/8).

"Apakah ada kekurangan atau bisa jadi masih berproses. Itu semua kan butuh penjelasan dari BPN jangan sampai muncul prasangka dari warga," tuturnya.

Menurutnya, wajar jika warga mempertanyakan sampai sejauh mana proses pembuatan sertifikat tanah gratis itu. Mengingat pihak BPN menjanjikan sertifikat selesai setelah pelaksanaan pilpres.

"Saya hanya menyarankan kepada BPN, tolong dong sosialisasikan lagi ke warga mengenai progres pembuatan sertifikat PTSL. Biar warga tidak menunggu tanpa ada penjelasan, kalau ada persyaratan yang perlu dilengkapi tolong sampaikan. Kita mana tahu asa kekurangan jika pihak BPN tidak memberitahu," sarannya.

Dia mengaku pernah mendengar sudah ada dua warga Batujajar yang sertifikatnya sudah jadi. Namun sayangnya waega lainnya belum selesai."Saya enggak tahu jumlah pemilik tanah yang masuk program PTSL. Se-Batujajar bisa puluhan bahkan mungkin ratusan," tukasnya.

Berita Populer