•   Minggu, 15 September 2019
Ekonomi Asia

Pertumbuhan Ekonomi Asia Tidak Terpengaruh Perang Dagang Tiongkok Vs AS

( words)
Kantor pusat Asian Development Bank di Filipina | WKIPEDIA


SURABAYAPAGI.COM - Negara-negara berkebang di wilayah benua Asia dilaporkan bakal mengalami pertumbuhan ekonomi yang signifikan pada tahun 2019 ini dan pada tahun 2020 mendatang. Bank Pembangunan Asia (Asia Development Bank/ADB) melaporkan, ekonomi Asia bakal memperoleh dampak tinggi dari trade war alias perang dagang yang terjadi antara Tiongkok dan Amerika Serikat.

Walau begitu, perang dagang itu tidak bakal menggoyang pertumbuhan ekonomi Asia. ADB malah optimis, pertumbuhan ekonomi benua terbesar di dunia bakal menyentuh 5,7 persen pada tahun 2019 dan 5,6 persen pada tahun 2020.

"Walaupun perang dagang berkecamuk, Asia bakal tetap teguh melanjutkan pertumbuhan ekonomi yang kuat meski bersifat moderat," ungkap Kepala Ekonom Yasuyuki Sawada seperti dikutip Reuters, Kamis (18/7/2019) waktu setempat.

Di samping optimis dengan prediksi pertumbuhan ekonomi Asia, ADB juga meyakini perkiraan mereka atas ekonomi Tiongkok. Menurut ADB, meski memikul beban dari trade war melawan AS, ekonomi Tiongkok tetap bakal tumbuh 6,3 persen tahun ini serta 6,1 persen pada tahun 2020.

Namun demikian, hal tersebut ada syaratnya. Menurut ADB, Tiongkok harus bisa menciptakan kebijakan yang dapat dimanfaatkan demi mengimbangi efek negatif dari perang tarif yang dilancarkan AS kepada Tiongkok.

Berita Populer