•   Minggu, 5 April 2020
BUMN

Perum Jasa Tirta Tambah Kapasitas Sistem Pengolahan Air Minum di Lamongan

( words)
Raymond Valiant Ruritan Dirut Perum Jasa Tirta I, bersama beberapa pejabat terkait meresmikan Water Treatment Plant (WTP) SPAM di Bendung Gerak Babat, Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Lamongan. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN


SURABAYA PAGI, Lamongan - Perum Jasa Tirta terus meningkatkan pelayanan air bersih di Lamongan. Terbaru dengan menambah kapasitas Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM), dari semula kecepatan 35 liter perdetik menjadi 85 liter perdetik atau menambah 50 liter perdetik.

Penambahan kapasitas SPAM itu, seperti disampaikan Raymond Valiant Ruritan Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, usai peresmian Water Treatment Plant (WTP) SPAM di Bendung Gerak Babat, Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Lamongan Kamis (28/7/2019) menyebutkan, sebagai bagian dari peningatan pelayanan dan penambahan sambungan ke pelanggan per rumah.

"Sekarang kita meningkatkan dengan menambah 50 liter per detik di Sekaran, sehingga total layanannya menjadi 85 liter perdetik. Tambahan 50 liter perdetik ini berarti 4 ribu sambungan rumah," kata Raymond Valiant Ruritan kepada wartawan.

Menurut Raymond, instalasi air dari Jasa Tirta ini sudah bisa dinikmati masyarakat, karena airnya adalah air yang siap untuk diminum. SPAM Sekaran yang sudah ada ini lanjutnya, melayani 3.532 Sambungan Rumah (SR) dengan kecepatan 35 liter per detik dan dengan tambahan kecepatan 50 liter perdetik akan bisa menambah sekitar 4 ribu pelanggan rumah.

"Kami juga telah memasang pipa yang memang layak untuk menyalurkan air minum," terang Raymond seraya menambahkan kalau ke depan pihak Jasa Tirta akan lebih banyak hadir di Lamongan.

Raymond mengakui, ada beberapa titik pengembangan di Lamongan yang sudah disiapkan. Raymond berjanji, Jasa Tirta akan mencoba melayani titik-titik di mana PDAM Lamongan belum memiliki rencana pengembangan. "Kami juga berharap tahun depan penyelesaian Rawa Jabung ini bisa tercapai, sehingga air yang ada di Rawa Jabung bisa kita pakai untuk menyediakan air bersih untuk wilayah Pantura Lamongan," terangnya.

Menurutnya, pada pengembangan selanjutnya, jangkauan Jasa Tirta juga akan diperluas dengan mengambil air baku dari Bendung Gerak Sembayat, Gresik yang airnya juga akan bisa dimanfaatkan untuk wilayah Lamongan, Gresik dan bisa juga ke Surabaya. "Salah satunya adalah memanfaatkan air dari bendung gerak Sembayat yang ada di Gresik, kita jernihkan airnya dan kita bawa airnya ke Lamongan," ungkapnya.

Sementara, Kepala Bappeda Lamongan, Muhammad Faiz Junaidi yang juga hadir dalam peresmian itu berharap agar antara Jasa Tirta dan PDAM Lamongan bisa bersinergi untuk masyarakat Lamongan.

Karena menurutnya, PDAM Lamongan saat ini baru mampu melayani di bawah 10 persen dari total jumlah penduduk Lamongan. Di tambah Hipam yang dikelola desa atau bumdes, sehingga total sekitar 40 persen. "Oleh karena itu, kami sangat berharap kerjasama ini tercapai, yakni 100 persen masyarakat kami terlayani air bersih,"harapnya.jir

Berita Populer