•   Rabu, 11 Desember 2019
Surabaya

Pilkada Jatim 2018, Netralitas TNI-POLRI Harga Mati

( words)
Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dan Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Arif Rachman serta Jamhari Tambayong perwakilan Wartawan dalam penandatangan Deklarasi Pilkada Jatim Damai. (SP/FIRMAN)


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ratusan wartawan yang terdiri dari wartawan media cetak, radio, televisi dan siber mendeklarasikan pilkada damai yang digagas oleh Polda Jawa Timur. Kegiatan itu dilakukan di sebuah rumah makan, Jumat (2/2/2018) siang.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan senang atas antusiasme dan kesamaan visi antara pelaku media dengan Polri dan TNI dalam menjaga kondusifitas Pilkada khususnya di Jawa Timur ini.

"Saya berterimakasih dan senang sekali, kawan media di Jatim mau mendklarasikan diri untuk bersama kami TNI-POLRI dalam menjaga kondusifitas Jatim dalam tahun politik ini," kata Machfud selepas acara pendeklarasian tersebut, Jumat (2/2/2018).

Lebih lanjut, Machfud meminta agar peran media lebih aktif dalam memantau perkembangan berita yang dapat memicu gesekan antar orang maupun golongan. Tak hanya itu, Kapolda juga meminta siapapun yang mengetahui anggota Polri turut serta dalam pemenangan salah satu pasangab atau tidak netral, agar melapor ke Polda Jatim untuk ditindak lanjuti sebagai sanksi.

"Kami butuh bantuan teman media agar memonitor perkembangan dinamika politik di Pilkada Jatim kali ini. Seperti pemberitaan yang menyduykan salah satu pasangan calon atau justru berita hoax yang dapat memicu gesekan, meskipun kami sudah punya tim untuk itu. Selain itu, saya sampaikan juga kepada siapapun yang melihat jika ada anggota Polri aktif turut terlibat dalam pemenangan Pilkada Jatim tahun ini, segera lapor kepada kami. Polri harus netral," tegas Machfud.

Tak hanya Machfud, Panglima Kodam V Brawijaya Mayjend TNI Arif Rachman juga menginstruksikan agar semua pihak turut bekerja sama dalam menjaga Jawa Timur agar tetap konfusif di gelaran Pemilihan Kepala Daerah tahun ini.

"Tentu ini merupakan hal yang baru dan luar biasa. Wartawan juga turut serta dalam membatu kinerja kami TNI-Polri terutama mendistribusikan informasi yang baik kepada masyarakat. Kami TNI, sudah sepenuhnya akan membantu kinerja Polri dalam pengamanan. Sudah ada persiapan dan kesiapan prajurit kami baik di pusat hingga di daerah dan desa-desa," tutur Arif.

Selain itu, Arif juga menyampaikan amanah panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto agar para prajurit TNI tetap menjaga marwanya dan Netral dalam proses Pilkada serenta nanti.

"Panglima kami dengan tegas memberikan instruksi agar prajurit TNI netral dalam pilkada ini. Jika ada temuan, laporkan pasti akan kami tindak. Netralitas TNI Harga Mati," tegas Arif.

Dalam deklarasi itu, para wartawan yang hadir dari berbagai organisasi seperti, PWI, IJTI, Amsi, dan beberapa organisasi keprofesian wartawan lainnya menyatakan sikap untuk mendukung jalannya Pilkada serentak 2018 yang aman, damai dan kondusif dengan mengdepankan pemberitaan sesuai dengan kaidah jurnalistik.fir

Berita Populer