Pilkada Saat Pandemi Covid 19, Awas Money Politik

Kepala Desa Kalianget Barat Kecamatan Kalianget Kab. Sumenep (ft. Ainur Rahman/ SP)

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Kepala Desa Kalianget Barat Suharto menilai Pilkada dalam pandemi Covid 19 ini sangat berbeda di bandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, dan ini benar-benar menjadi pertaruhan diantara para paslon yang sudah ditetapkan Komisi Pemilihan umum (KPU) sumenep, Selasa (29/09/2020)

 Menurut Kades Kalianget Barat ini, kedua paslon yang bakal berlaga di bursa pilkada ditahun ini harus berjiwa kharismatik, sebab, didalam pemilihan kepala Daerah (Pilkada) dan pemilihan kepala Desa (Pilkades) kemenangan tidak diukur dari banyaknya uang, melainkan dari jiwa sang pemimpin mendekati masyarakat.

 Selain itu pihaknya, menceritakan prihal dirinya pada saat mencalonkan kepala Desa Kalianget Barat, dirinya mengaku tidak memiliki uang yang banyak, tapi karena upaya mendekati masyarakat  dan memberikan penyadaran terhadap masyarakat tentang sebuah pelayanan, dari situ masyarakat menilai dengan sendirinya.

 Makanya sambung Kades, sesering mungkin kita bisa berkomunikasi dengan orang lain, buatlah mereka senang, sehingga dengan sendirinya mereka akan lebih senang bercerita dengan anda, itu virus komunikasi yang terus menyebar dari satu kampung ke kampung lainnya.

 “Dan yang terpenting dilakukan oleh calon pemimpin adalah menjaga perkataan disetiap obrolan maupun candaan sebab ini adalah cerminan diri, artinya tidak harus terlalu banyak mengumbar janji yang memang tidak bisa dijangkau oleh akal, karena hal itu akan merusak dan melukai bagi masyarakat, jika ini dilakukan oleh calon pemimpin maka sekalipun banyak uang tapi figur hancur.” Urainya

 Di pilkada ini saya melihat kekuatan paslon No urut 01 dengan Jargon " Bismillah Melayani" Achmad Fauzi SH, MH &  Nyai Dewi Khalifah MH, sama-sama memiliki kekuatan yang baik keduanya juga telah banyak dikenal publik karena Achmad Fauzi menjabat sebagai wakil Bupati Sumenep mendampingi  Dr. Ir, KH. A. Buya Busyro Kariem, M. Si

 Selain itu juga paslon No. Urut 02 dengan Tagline " Sumenep Barokah ini, Dr. Ir. H. RB. Fattah Jasin MS dan Kiai Ali Fikri A Waris juga sama-sama top dan memiliki kemampuan leadershif, sebab keduanya adalah figur yang berkiprah secara birokrasi dan religius berbasis pesantren

 “Hanya saja tegas Kades, penataan area Tim relawannya harus benar-benar dimiliki oleh Tim relawan yang tangguh, jangan sepenuhnya percaya kepada partai pendukungnya, sebab siapapun figurnya jika yang membawanya tidak berpengaruh maka akan berdampak negatif di mata masyarakat.” Ulasnya.

 Namun sebaliknya kata kades, bila yang membawanya adalah tokoh yang dianggap di masyarakat, kemungkinan terbesar masyarakat terpengaruh tanpa harus kenal langsung dengan paslon yang diusung, makanya pentingnya komunikasi dan mempengaruhi masyarakat banyak dengan cara tehnical aprouch yakni teknik pendekatan. Ar