•   Rabu, 18 September 2019
Pendidikan

Politeknik Harus Mampu Penuhi Kebutuhan Industri

( words)
SP


SURABAYAPAGI.com - Jakarta, Kemenristekdikti kembali memberikan Anugerah Iptek dan Inovasi bagi karya inovasi nasional sebagai upaya percepatan inovasi dalam mendukung pencapaian daya saing bangsa. Salah satunya, Anugerah Iptek dan Inovasi kategori Widyapadhi 2019 untuk mengapresiasi prestasi perguruan tinggi dalam membangun sistem inovasi.

Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Jumain Appe mengatakan Anugerah Iptek dan Inovasi Widyapadhi diberikan kepada perguruan tinggi dan politeknik yang dinilai berhasil membangun dan mengelola manajemen inovasi melalui kepemimpinan yang inovatif, pengembangan kebijakan, kelembagaan, sumber daya, dan jaringan inovasi untuk menghasilkan produk inovasi yang dapat menjadi penguat daya saing bangsa.

Kegiatan dalam rangka rangkaian peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-24 tahun 2019 ini antara lain bertujuan untuk memetakan performa penguatan inovasi di perguruan tinggi, dan menjadikan penguatan inovasi sebagai bahan dalam perumusan, penetapan, evaluasi dan monitoring kebijakan, program dan kegiatan pengembangan Perguruan tinggi.

“Selama ini perguruan tinggi sudah melaksanakan berbagai hilirisasi dari hasil-hasil penelitian dan pengembangan. Dalam empat tahun ini cukup bergairah setelah kita memberikan berbagai model insentif untuk proses hilirisasi. Ini merupakan suatu cara bagaimana kita membangkitkan teknologi dan inovasi ke depan sebagai lokomotif pembangunan nasional,” terang Jumain pada acara Presentasi Seleksi Penerima Anugerah Iptek dan Inovasi Widyapadhi di Jakarta, Rabu (17/7).

Untuk itu, Kemenristekdikti memberikan apresiasi dan penghargaan kepada perguruan tinggi atas prestasinya dalam memanfaatkan segala potensi yang dimiliki dalam upaya mendukung penguatan inovasi. Penghargaan ini diharapkan bisa mendorong civitas akademika agar dapat terpacu dalam meningkatkan inovasi, baik sebagai individu maupun kelembagaan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian bangsa.

Sementara itu, Direktur Sistem inovasi Ophirtus Sumule mengatakan, bahwa politeknik berbeda dengan perguruan tinggi.

"Politeknik harus mampu menyediakan sumber daya manusia yang terampil bagi imdustri, karena itu disesuaikan dengan program pemerintah, Kalau perguruan tinggi, beda, dia sebagai peneliti, Namun, ke depannya harus memiliki mata kuliah kewirausahaan," tutupnya.

Berita Populer