•   Kamis, 12 Desember 2019
Surabaya

Polres Tanjung Perak Jalankan Layanan SPKT Door to Door

( words)
Kapolres Antonius Agus saat peluncuran Program Program Pelayanan Publik dan Inovasi Terbaik di Mall Pasar Atom. (Foto: SP/RANGGA)


SURABAYAPAGI.com - Warga Kota Surabaya kini tak lagi kesulitan waktu dan jarak guna mengurus surat kehilangan di kepolisian. Pasalnya, petugas kepolisian bakal jemput bola mendatangi warga calon pengurus. Program terobosan milik Polres Tanjung Perak Surabaya ini dinamai Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Door to Door.
Terkait hal ini, Kapolres Tanjung Perak Surabaya AKBP Antonius Agus Rahmanto menyebut, sudah terdapat sebanyak 40-an warga yang memanfaatkan layanan SPKT Door to Door ini sejak pertama kali dikenalkan, sebulan yang lalu.
Petugas yang datang, sambung Kapolres, dibekali dengan mesin cetak (printer) portabel. Dengan begitu, surat kehilangan bisa langsung dicetak di tempat. Demi kemudahan, warga bisa menghubungi nomor 081918600000 atau melapor via website polrestanjungperak.com.
"Telpon saja, nanti petugas kepolisian akan datang jemput bola. Di mana saja, di rumah bahkan di pasar. Sah sekaligus gratis," cetus Kapolres Antonius Agus saat peluncuran Program Program Pelayanan Publik dan Inovasi Terbaik di Mall Pasar Atom, Senin (18/3).
Menurut Kapolres, program ini bermula dari keluhan ibu-ibu yang KTP-nya hilang, tidak bisa datang ke kantor polisi untuk mendapatkan surat keterangan kehilangan guna mengurus adminstrasi kependudukan kembali.
"Ada ibu-ibu yang anaknya lima. Repot sekali di rumah, sehingga tidak bisa mengurus surat kehilangan. Atau bagi yang rumahnya jauh. Dengan layanan ini, warga bisa meminta polisi untuk datang," sebut kapolres.
Walau begitu, SPKT Door to Door ini untuk sementara hanya melayani permintaan pengurusan surat keterangan kehilangan. Namun, sambung Kapolres, pada masa mendatang tidak menutup kemungkinan untuk melayani laporan polisi. "Kalau untuk laporan polisi, belum bisa karena perlu penanganan yang lebih komprehensif."
Pada kesempatan yang sama, Polres Tanjung Perak juga meluncurkan program terobosan berbasis IT lainnya yaitu, Siaga Perak dan Perak Bisa. Untuk program yang pertama disebut, Kapolres Tanjung Perak bisa mengumpulkan personel kepolisian dalam jumlah besar di satu titik ketika keadaan darurat, hanya dengan satu sentuhan.
Sementara untuk program kedua yang juga berbentuk aplikasi ini, bisa menghubungkan para stakeholder di Tanjung Perak. Ketika terjadi kejadian yang menjadi perhatian, aplikasi ini bisa menyinergikan para pemegang aplikasi Perak Bisa.
"Pelabuhan ini kan penting, (karena) menyuplai kebutuhan. Misalnya terjadi kebakaran di Pertamina, maka semua stakeholder akan segera tahu," ungkap Kapolres Antonius Heri.
Di tempat yang sama, Kasatpol PP Pemkot Surabaya Irvan Widyanto, mewakili Wali Kota Tri Rismaharini menyambut baik terobosan yang dibuat oleh Polres Tanjung Perak. Menurutnya, hal ini selaras dengan upaya Pemkot yang berniat memudahkan layanan publik.
"Terobosan ini semangatnya sama dengan Pemkot yang muaranya adalah kepentingan rakyat. Serupa dengan Mal Pelayanan Publik," tutur Irvan.

Berita Populer