•   Rabu, 20 November 2019
Kriminal

Polrestabes Bekuk Pengedar 1 Kg Sabu

( words)
Unit III Satresnarkoba Polrestabes mengamankan seorang tersangka bersama barang bukti. Foto: SP/JULIAN


SURABAYA PAGI, Surabaya - Upaya kepolisian memerangi peredaran narkotika di Surabaya terus digalakkan. Bahkan, jelang bulan Ramadan lalu, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap 1 kilogram sabu yang hendak dikirim oleh seorang kurir.
Pengungkapan itu dilakukan polisi di depan Pom Bensin Karangpilang Surabaya, akhir April lalu. Dari pengungkapan itu, seorang kurir bernama Dolog Satriyono (49) warga Kalianak Timur Surabaya turut ditangkap.
"Kami dapat informasi awal. Kemudian kami mapping, dan lakukan penyelidikkan. Sehingga, tim yang sudah mengikuti alur komunikasi tersangka, berhasil menemukan titik dimana paket sabu itu ditempatkan. Karena mereka pakai sitem ranjau," kata Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Memo Ardian, Senin (13/5/2019).
Saat ditangkap, Dolog mengaku jika ia hanyalah seorang kurir perantara yang diperintah oleh bandar berinisial RB. Dolog dijanjikan upah 4 juta rupiah jika paket sabu itu berhasil diantar ke lokasi yang diperintahkan RB.
"Yang kami tangkap ini kurirnya. Dia memang berkomunikasi dengan RB dimana barang itu diambil dan diserahkan. Tugasnya hanya seperti itu. Dolog ini tahu isi barang itu merupakan paket sabu. Ia bahkan dijanjikan uang 4 juta rupiah jika berhasil meranjau barang tersebut," lanjutnya.
Aksi penyelahgunaan narkotika jenis sabu ini baru pertama kali dilakukan Dolog. Ia berkenalan dengan RB saat membesuk seorang temannya di Rutan Medaeng Sidoarjo. Kuat dugaan, paket sabu ini dikendalikan dari dalam rutan.
"Tersangka mengenal RB di rutan medaeng. Itu masih kami dalami. Sedang kami profiling juga. kuat dugaan ini merupakan jaringan rutan," tandas lulusan Akpol 2002 itu.n fir/jul

Berita Populer