•   Minggu, 5 April 2020
Kriminal

Polri Siap Amankan Perayaan Natal Dan Tahun Baru

( words)
Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol. didampingi Dirlantas Kombes Pol Heri Wahono.


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebanyak lebih dari 18 ribu personel gabungan TNI dan Polri diterjunkan untuk mengamankan Natal dan Tahun baru (Nataru) di Jatim. Dari data ini, 9769 personel berasal dari jajaran Polda Jatim.

Para personel ini akan diterjunkan dalam Operasi Lilin Semeru 2018. Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto mengatakan Operasi Lilin Semeru ini akan digelar selama 12 hari, mulai hari ini hingga tanggal 1 Januari.

"Polda Jatim pada prinsipnya siap mengamankan Natal dan Tahun baru dari 21 Desember hingga 1 Januari. Kekuatan gabungan dengan seluruh stakeholders 18.000, prinsipnya kita bersama-sama seluruh kekuatan Insya Allah bisa amankan Jatim," ujar Toni usai apel persiapan pasukan di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Jumat (21/12/2018).

Sementara itu, Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Heri Wahono mengatakan potensi pengamanannya meliputi seluruh kegiatan dan tempat masyarakat untuk beribadah, yang berwisata hingga yang sedang pulang ke kampung halamannya.

"Tentunya semua kegiatan masyarakat yang ibadah, wisata dan mudik," kata Heri. Heri menambahkan pihaknya akan menempatkan beberapa pos pelayanan dan pengamanan di sekitar tempat ibadah. Hal ini untuk meningkatkan pengamanan.

"Tentunya dalam gereja tersebut akan kita tempatkan pos pelayanan dan pengamanan untuk mengamankan kegiatan masyarakat beribadah," lanjutnya.

Sementara itu, usai diresmikannya tol Trans Jawa, Heri berharap potensi terjadinya kemacetan bisa sedikit dikurangi.

I Ketut Darmawahana Kepala Balai Besar Jalan Raya Nasional Jawa Timur V, mengatakan nantinya seluruh aktifitas pengerjaan jalan akan dihentikan dulu, dan jalan di seluruh Jawa timur layak dan bisa digunakan.

"Jalan di Jawa timur semua aman dan layak digunakan," terangnya. Selain itu, untuk wilayah tol Wilangan-Kertosono yang sempat menjadi trouble spot lantaran belum selesai pembangunannya, kini juga sudah rampung dan diharapkan mampu mengurai kemacetan.

"Sudah tidak ada dengan kemarin diresmikannnya tol Trans Jawa dari Jakarta dan Surabaya. Yang ruas tol Wilangan-Kertosono pada saat Operasi Ketupat itu merupakan trouble spot, alhamdulillah kemarin sudah diresmikan dan sudah bisa lancar lah Insya Allah," harap Heri. nt

Berita Populer