•   Rabu, 22 Januari 2020
Peristiwa Nasional

Presiden Dan Wakil Presiden Dilantik Minggu Pukul 2 Siang

( words)
ketua MPR Bambang Soesatyo


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta –Pelantikan Presiden dan wakil Presiden terpilih periode 2019-2024 akan digelar pada Minggu (20/10/2019) pukul 14.00 WIB. Hal itu disepakati dalam Rapat Gabungan MPR RI antara perwakilan fraksi – fraksi serta utusan DPD.

“Kemudian kami sudah memutuskan dan menyetujui pelantikan Presiden dan wakil Presiden hasil Pemilu 2019 untuk periode 2019 – 2024 itu disepakati akan dilaksanakan pada 20 Oktober jam 14.30 WIB,” ujar ketua MPR Bambang Soesatyo usai rapat di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/10/2019).

Sedangkan untuk pengamanan dan mekanisme jalannya pelantikan, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi dengan panglima TNI, Kapolri, kepala BIN, Menteri Luar Negeri, dan Menteri Sekretaris Negara pada Selasa esok.

Bambang Soesatyo mengusulkan pelantikan Jokowi – Ma’ruf akan digelar pada pukul 14.00 WIB pada 20 oktober mendatang. MPR awalnya mengusulkan pelantikan diundur menjadi pukul 16.00 WIB.

"Ada wacana mundur jadi jam 16.00, kenapa? untuk memberikan kesempatan beribadah bagi masyarakat kita yang beribadah pada hari minggu. Kemudian kia tidak ingin menganggu kegiatan masyarakat yang ingin berolahraga di car free day," kata Bamsoet, sapaan akrabnya di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Namun, Bamsoet mengatakan usulan pelantikan dilaksanakan pukul 16.00 dinilai terlalu sore atau mepet dengan waktu shalat maghrib.

Atas pertimbangan itu, para pimpinan MPR mengusulkan pelantikan Jokowi – Ma’ruf dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB.

"Tapi ada juga wacana tadi kita diskusikan, kalau jam 16.00 terlalu mepet dengan maghrib. Akhirnya kita sepakat untuk mengusulkan nanti baik kepada keSekjenan, maupun protokol Istana, baik juga kepada presiden untuk dilakukan jam 14.00 atau dua siang," ucapnya.

"Kenapa? karena car free day berakhir jam 11, kemudian ibadah juga bisa selesai jam 12.00-an. Jam 1, kita juga yang muslim selesai salat zuhur, dan selesai upacara kita juga masih bisa salat ashar. Demikian pertimbangan kami. Kita sepakat mengusulkan jam 14.00," pungkasnya.

Berita Populer