•   Minggu, 26 Januari 2020
Ekonomi Asia

Presiden RI dan Putra Mahkota UEA Teken 12 Kesepakatan Miliaran Dollar

( words)
Setkab.go.id


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sebanyak 12 kesepakatan ditandatangani antara Presiden RI Joko Widodo dan Putra Mahkota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) Mohamed Bin Zayed Al Nahyan di Istana Bogor, Rabu (24/7/2019). Menurut informasi yang berhasil dihimpun Surabayapagi.com, 12 kesepakatan tersebut terdiri dari tiga kesepakatan antarkoporasi dan sembilan perjanjian antarnegara.

Lebih jauh, perjanjian antarbangsa ini mencakup Kementerian Luar Negeri, Kementerian, Kementerian Perikanan, Kementerian Keuangan, Kementerian Pariwisata, Kementerian Pendidikan, dan Kementerian Perindustrian kedua negara.

Di sisi lain, perjanjian antarkorporasi sendiri diteken oleh tiga korporasi yakni PT Pertamina (Persero) dengan ADNOC dengan jumlah investasi sebesar USD1,3 miliar—USD2,5 miliar. Investasi ini sedianya dipakai untuk membiayai pembangunan RDMP Balikpapan. Lalu ada PT Chandra Asri Petrochemicals dengan Mubadala dengan jumlah investasi yang mencapai USD5 miliar—USD6 miliar.

Kemudian, PT Pelabuhan Indonesia Maspion dengan DP World Asia dengan jumlah investasi yang sebesar USD1,2 miliar. Investasi ini berhubungan dengan pembangunan serta pengoperasian terminal kontainer di Kawasan Industri Maspion, Jawa Timur.

Sementara itu, data Kementerian Perdagangan RI mengungkap, jumlah perdagangan bilateral Indonesia - UEA per periode Januari - Mei 2019 menyentuh angka USD1,47 miliar. Dari jumlah itu, Indonesia diketahui masih defisit USD287 juta jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sebelum ini, Pemerintah RI menawarkan sedikitnya 21 proyek dengan total nilai investasi USD91 miliar kepada perwakilan UEA yang berkunjung ke Indonesia.

Berita Populer