Prosentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Jatim Capai 70 Persen

dr Joni Wahyuhadi .SP/SP

SURABAYA PAGI, Surabaya - Provinsi Jawa Timur terus meraih tren positif dalam hal penambahan jumlah kesembuhan pasien Covid-19 Hingga saat ini sudah mencapai 70,31 persen atau 17.221 pasien dinyatakan sembuh atau dapat terkonversi negatif dari Covid-19.


Hal ini disampaikan langsung oleh ketua gugus kuratif gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Jawa Timur, dr Joni Wahyuhadi saat konferensi pers di Gedung Grahadi pada Sabtu, (8/8/2020).

"70,31 persen jumlah paling banyak kesembuhan didominasi dari pasien gejala ringan dan sedang. Pasien sembuh terbanyak dari gejala ringan, yakni 63 persen,” ujar dr Joni.

Dirinya mengatakan, optimilisasi dan efektifitas RS Lapangan Jalan Indrapura Surabaya dalam menangani pasien Covid-19 gejala ringan dan sedang menjadi kunci tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Jatim.

“Karena itu, kita upayakan agar pasien yang dirawat di RS Lapangan bisa lekas sembuh dan jangan sampai ada pasien dengan gejala berat,” ungkapnya.

Selain itu, banyak faktor yang menyebabkan angka kesembuhan naik cukup tinggi. Di antaranya karena sistem imun dari masing-masing individu, serta bagusnya kualitas perawatan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit.

“Kuncinya kalau di rumah sakit adalah observasi ketat. Misalnya di RS darurat kami desain untuk gejala ringan sedang, kalau berat kami pisahkan ke ruang ICU sementara baru dirujuk ke RS rujukan untuk mendapat observasi ketat, sehingga bisa mengurangi angka kematian,” jelasnya.

dr Joni menambahkan relaksasi RS juga berperan penting dalam kesembuhan pasien. Sistem one gate referral system membuat beban RS Rujukan menjadi lebih ringan karena ada pembagian beban sehingga tidak menumpuk pada rumah sakit tertentu.

Tidak lupa juga, dr Joni berpesan untuk masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan secara teratur menggunakan hand sanitizer, hingga menggunakan face shield dengan tujuan menjaga tren positif ini. Adt