Protokol Kesehatan Dimasa Transisi New Normal

Rumah makan Padang Sederhana di kawasan Jalan Raya Taman Asri, Pondok Candra Sidoarjo menerapakan protokol kesehatan. SP/TYAN

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Masa transisi dari PSBB ke kondisi kenormalan baru dilakukan banyak daerah. Termasuk tatanan baru diterapkan di restoran berbintang hingga rumah makan.

Setelah terpaksa tutup selama lebih dari 2 bulan, kini bisnis kuliner kembali bergeliat dan banyak rumah makan dan penjualan produk makanan mulai beroperasi lagi. Berbeda dengan sebelum adanya pandemi, bisnis kuliner kini harus menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Rumah makan Padang Sederhana ini contohnya, bukan tanpa alasan bagi rumah makan yang berada di kawasan Jalan Raya Taman Asri, Pondok Candra Sidoarjo ini. Protokol kesehatan di tempat ini di terapkan bertujuan untuk menekan penyebaran virus corona. Pasalnya, tempat makan jadi salah satu area berkumpulnya banyak orang. Tentu tidak ada yang mau berisiko terpapar virus corona karena menyantap makanan di tempat ramai.

WhatsApp_Image_2020-06-17_at_16.47.45

Seperti yang di sampaikan Dyah Enisurya, Kepala Cabang rumah makan sederhana ini mengatakan ada beberapa hal yang wajib diterapkan di tempat makan. Antara lain pengecekan suhu tubuh baik untuk karyawan, chef hingga tamu yang datang. Menyediakan fasilitas untuk mencuci tangan atau hand sanitizer, membatasi jumlah pengunjung hingga memberi jarak antar meja makan.

"Untuk pengunjung yang melanggar aturan protokol biasanya kita tegur dan kita ingatkan, tapi mau bagaimana lagi mereka kesini juga beli" ujar Dyah kepada Surabaya pagi, Rabu (17/6/2020).

Hal tersebut di tanggapi oleh salah satu pembeli, Anang (29). Anang menyampaikan bahwa rumah makan sederhana ini benar-benar menerapkan protokol kesehatan bagi para pembeli.

"Saya tadi sempat test duduk di sembarang tempat mas, tapi akhirnya saya di tegur karyawan. Untuk saya hal ini cukup bagus, demi keamanan kita sendiri dan kesehatan kita sendiri," tutup anang. Tyan