Proyek DD 2019, Warga Talango Tetap Ngotot Kades Tidak Transparan

Hasil ukur warga yang di nilai tidak sesuai dengan prasasti yang tertera.SP/Ainur Rahman

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Warga Talango tetap menepis peryataan Kepala Desa Adnan yang mengatakan pihaknya telah melakukan ukur ulang pekerjaan paving jalan di Dusun Sakolaan II Desa Talango Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep. Pengakuan Kepala Desa dianggap bohong, sebab warga telah melakukan pengukuran ulang terkait pekerjaan paving jalan tersebut.

Kepada Surabaya Pagi, warga mengatakan, bahwa apa yang dikatakan Kepala Desa itu hanya semata pembelaan dirinya. Padahal, tidak ada pengukuran ulang, bahkan warga sangat menunggu pernyataan Inspektur Pembantu Wilayah I Kab.Sumenep, yang katanya akan melakukan survey ke lokasi.

"Saya hanya ingin Kades Talango itu transparan, dan tidak melakukan kebohongan publik, sebab apapun bentuknya penyelewengan itu harus segera di luruskan, karena ini menyangkut masyarakat banyak, bukan kepentingan pribadi,” tegas salah satu warga kepada surabaya pagi (04/08).

Diberitakan sebelumnya, bahwa pekerjaan paving jalan itu menggunakan dana desa (DD) dengan anggaran 34. 242.321.  Dengan Volume pekerjaan 1,3x 105 m pada tahun 2019, sementara hasil ukur warga 100 x 130 cm.

Namun, sambungnya, warga akan meminta surat pertanggungjawaban (Spj) tahun 2020, untuk bisa ditunjukkan, sebab jika Kepala Desa tidak bisa menunjukkan Spj tersebut berarti Kepala Desa bermain dalam penggunaan anggaran.

Kepala Desa Talango Adnan, mengajak untuk bersama-sama melakukan pengukuran dengan warganya, biar tidak ada salah paham, sebab menurutnya pihaknya telah melakukan sesuai dengan spesifikasi yang ada.

“Begini saja,  kapan sampean sama pelapor akan turun ke lapangan biar kita sama-sama kesana supaya ada titik temu, dan tidak ada salah duga antara saya dengan warga," tutupnya.ar