•   Senin, 6 April 2020
Kediri

Ratusan Warga Kota Kediri Tanam Pohon dan Bersihkan Sampah di Lokasi Wisata Sumber Jiput

( words)
Kabid Pertamanan dan Tata Lingkungan DLHKP Kota Kediri saat memberikan sambutan para komunitas di peringatan Hari Bumi dan Air


Peringati Hari Bumi dan Air

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Kondisi bumi dan air saat ini sudah menjadi perhatian khusus semua manusia. Kerusakan alam sangat berhubungan dengan kontribusi manusia yang semakin rendah dalam menjaga lingkungan.

Dalam peringatan Hari Bumi dan Air tahun ini ratusan warga Kota Kediri dari berbagai komunitas serta aktivis lingkungan bersama Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri menggelar acara tanam pohon dan bersihkan sampah di lokasi wisata mata air Sumber Jiput, Kelurahan Rejomulyo, Kota Kediri, Minggu (21/4/2019).

Image
Sejak pagi pukul 07.00 WIB warga yang tergabung di beberapa komunitas berkumpul di lokasi wisata mata air Sumber Jiput. Mereka menunggu arahan dari petugas DLHKP Kota Kediri untuk bersama-sama menanam pohon dan bersih-bersih sampah di sekitar lokasi wisata.

Dalam acara ini ratusan warga tersebut dibagi menjadi dua tugas. Sebagian bertugas menanam pohon, sebagian lagi bertugas membersihkan sampah. Sejumlah pohon seperti tanaman Pule, Trembesi dan Abar ditanam di sekitar lokasi wisata air.

Kepala Bidang Pertamanan dan Tata Lingkungan DLHKP Kota Kediri, Ir. Datik Indrijaswati Adiputri mengatakan, kondisi debit air di Kota Kediri saat ini sudah mengalami penurunan. Oleh karena itu pihaknya bersama warga melakukan tanam pohon di peringatan Hari Bumi dan Air.

Image
"Kondisi air saat ini menurun karena banyaknya pohon tumbang serta kurangnya konservasi. Dengan tanam pohon ini kita harapkan dapat memenuhi target pemenuhan air sebesar 5.000 liter perdetik," ujarnya di lokasi acara.

Menurutnya, kondisi dunia didominasi oleh air sebesar 70% dan sisanya 30% adalah pulau. Dengan kondisi tersebut maka kita semua harus gencar dalam menjaga air agar tetap bersih. Dalam menjaga air pihaknya juga mengimbau agar masyarakat berperilaku bijak dalam membuang sampah.

"Konservasi ini kita harus menjaga semuanya agar air tetap bersih. Kenapa kita disini dilibatkan, karena kita semua berperan dalam menjaga lingkungan. Kalau masyarakat kita kehidupannya masih buang sampah sembarangan maka lingkungan tidak akan lama lagi akan semakin rusak," tegas wanita yang juga menjadi Srikandi komunitas sepeda tua di Kota Kediri.

Diketahui, sedikitnya 500 orang dari komunitas sepeda tua terlibat dalam acara peringatan Hari Bumi dan Air. Mereka beramai-ramai melakukan tanam pohon dan bersih-bersih sampah dengan cara dipilah. Rencananya dalam peringatan tersebut DLHKP Kota Kediri juga akan melakukan tanam pohon di sejumlah lokasi wisata air di Kota Kediri diantaranya Sumber Banteng, Sumber Cakarwesi, Sumber Jiput dan beberapa lokasi. Can

Berita Populer